Ngeri! Lebih Dari Rp 500 Juta Harga 'Nyogok' Masuk Bintara Polisi, Seperti Ini Kisahnya

  • Jumat, 19 Mei 2017 22:12 WIB

Polda Jatim bongkar sindikat makelar perekrutan calon polisi | Tribunnews.com/ilustrasi

Grid.ID - Subbid Paminal Bidpropam Polda Jatim bongkar sindikat makelar perekrutan calon polisi dari jalur Bintara dan Taruna 2017.

Pengungkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan petugas itu berlangsung, 27 April lalu.

Salah satu oknum polisi yang ditangkap itu berpangkat Brigadir berinisial MJ, dinas di jajaran Polres Tulungagung. 

Ia dianggap mensponsori dalam perekrutan anggota polisi atas nama REP, pendaftar dari Nganjuk.

(BACA JUGA : Tepok Jidat! Wanita Ini Minum Sperma Tiap Hari, Setelah Lebih Dari Setahun Hasilnya Bikin Merinding)

(BACA JUGA : Sedih! Ruben Onsu Akhirnya Mengaku Alami Hal Ini Setiap Kali ke RSCM, Kamu Nggak Percaya Respon Jupe)

Ketika OTT berlangsung, petugas Subbid Paminal Bidpropam Polda Jatim mengamankan uang tunai Rp 380.000.000; buku tabungan BRI dan kartu ATM

BRI atas nama MJ, buku tabungan BRI dan ATM BRI atas nama GG, ponsel milik Brigadir MO dan Blacberry dan ponsel lain milik Brigadir MJ.

Kabar yang berkembang dalam sindikat ini, MJ dan krunya membanderol harga Rp 525 juta.

Namun uang yang diserahkan keluarga korban REP ke Brigadir MJ masih sekitar Rp 380 juta.

Reporter : None
Editor : Octa

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×