Find Us On Social Media :

Tak Manusiawi, Pasangan Suami Istri Tega Culik Janin Bayi yang Masih di Dalam Rahim Seorang Wanita

By Seto Ajinugroho, Jumat, 19 Oktober 2018 | 18:39 WIB

Pasangan Suami Istri Tega Culik Janin Bayi yang Masih di Dalam Rahim, foto : pelaku sempat dihakimi massa.

Grid.ID - Sepasang suami istri di Brazil ditangkap polisi lantaran perbuatan kejamnya.

Mereka nekat membunuh seorang wanita hamil.

Dikutip dari Dailymail.co.uk, Jumat (19/10) korban ialah seorang wanita hamil delapan bulan bernama Mara Cristiana da Silva (23).

Sedangkan suami istri kejam itu bernama Angelina Rodrigues dan Roberto Gomes Da Silva.

Baca Juga : Dicap Pembelot Negara, Jamal Khashoggi Rupanya Pernah Lakukan Operasi Intelijen, Targetnya Osama Bin Laden

Pembunuhan sendiri dilatarbelakangi karena Angelina tak mempunyai anak perempuan.

Angelina yang sudah 'kebelet' mempunyai bayi perempuan kemudian mengutarakannya kepada sang suami, Roberto Gomes Da Silva.

Lantas keduanya mempunyai rencana gila yakni mendapatkan bayi perempuan dengan cara ilegal.

Mereka berencana menculik seorang wanita hamil dan mengambil janinnya secara paksa dari rahimnya.

Baca Juga : Tak Apa Makan Mi Instan, Asalkan Kandungan MSG Dihilangkan, Berikut Cara Aman Konsumsinya

Nasib malang di dapati oleh korban, Mara Cristiana yang sedangg hamil delapan bulan.

Ia diculik oleh kedua pelaku yang lantas menyeretnya ke hutan dekat Joao Pinheiro, Brazil Tenggara.

Korban diikat di sebuah pohon dan kedua pelaku secara paksa membedah perut hamilnya untuk mengambil janin bayi.

Usai mendapatkan janin bayi perempuan korban, kedua pelaku kabur menuju rumah sakit.

Baca Juga : Meghan Markle Hamil, Ini 8 Peraturan Kerajaan Inggris yang Wajib Ia Ikuti Selama Mengandung Anak Pangeran Harry

Sesampainya di RS Sao Lucas pelaku berbohong habis melahirkan dan membutuhkan pertolongan medis.

Namun staf medis curiga lantaran pelaku bisa berjalan normal, tidak seperti layaknya seorang perempuan yang baru saja melahirkan.

Staf rumah sakit lantas menelpon polisi dan melaporkan keganjilan ini.

Setelah polisi datang baru kedua pelaku terdesak dan mengakui perbuatan kejinya yang lantas menangkap mereka.

Pelaku juga sempat dihakimi oleh massa yang beringas mendengar adanya kekejian ini.

"Tes menunjukkan bahwa Angelina tidak hamil dan kami percaya kejahatan itu direncanakan," ujar polisi.

Bibi korban, Euza Ribeiro, mengatakan kepada situs web G1 Brazil bahwasanya pelaku selalu bercerita kepada korban dirinya ingin punya anak perempuan sebelum peristiwa ini terjadi.

'Wanita itu selalu bermimpi memiliki seorang bayi perempuan, dan ketika dia melihat bahwa keponakan saya sedang hamil dia mulai menawarkan bantuan. Dia meminjamkan uangnya untuk melakukan scan ultra-sound dan hari ketika dia dibunuh pelaku mengatakan bahwa dia akan membeli semua barang yang dibutuhkan bayi," ujar Euza.

Polisi juga menemukan mayat korban dalam keadaan terikat kawat berduri di sebuah pohon dengan keadaan mengenaskan.

Untungnya bayi yang belum saatnya lahir itu bertahan hidup dan dirawat di rumah sakit.(Seto Aji/Grid.ID)