“Holding” BUMN, Membangun Kesejahteraan Ekonomi Bangsa

  • Rabu, 6 Desember 2017 12:23 WIB

Holding BUMN | dok.Kemkominfo

Grid.ID - Tahukah kamu, ternyata yang berperan aktif dalam memajukan ekonomi kemandirian nasional terletak di tangan BUMN.

Misalnya sejak tahun 1909 hingga 1974, pasar semen Indonesia 100 persen dikuasai oleh Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa.

Ketiganya merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang memproduksi semen.

Kehadiran swasta dalam pasar semen nasional mengubah kondisi itu.

(Baca Juga : Wah! Indonesia Semakin Terang di Masa Depan Berkat Upaya yang Dilakukan PLN)

Mulai tahun 1974, ketiga perusahaan BUMN itu tak lagi mendominasi pasar nasional.

Bahkan, di tahun 1984 hingga 1989 ketiga BUMN itu hanya mampu menguasai 31,4 persen pasar domestik.

Rupanya pemerintah tak tinggal diam dengan melakukan langkah inovatif yang disiapkan untuk menyelamatkan ketiga perusahaan plat merah.

Penguatan BUMN dilakukan dengan menyatukan ke dalam satu perusahaan induk (holding).

Konsep perusahaan induk BUMN sudah menjadi hal lazim dalam konteks persaingan global.

undefined
Holding BUMN

Reporter : Nailul Iffah
Uploader : Nailul Iffah

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×