Find Us On Social Media :

Unjuk Kebolehan dan Kreativitas, Desainer Muda Indonesia di Neo in Style Siap Bersaing dengan Merek Fashion Luar Negeri

By Ridho Nugroho , Rabu, 13 September 2017 | 02:05 WIB

Neo in Style adalah ajang unjuk karya dan kreativitas desainer muda yang diselenggarakan oleh Neo Soho dan IFC.

Laporan Wartawan Grid.ID, Dinda Tiara Alfianti

Grid.ID – Sudah saatnya label mode Indonesia menjadi rajanya di negeri sendiri.

Sulit memang, apalagi mengingat banyak dari masyarakat Indonesia yang menganggap merek fashion luar negeri merupakan sebuah gengsi, bukan lagi soal sehelai kain atau sepotong busana.

Benar, nggak?

Mungkin sebagian dari kamu masih menganggap jika menenteng atau mengenakan busana mahal yang berasal dari label luar negeri akan meningkatkan rasa percaya diri serta citra modis.

Padahal, pemikiran tersebut salah besar.

( BACA : Jangan Sampai Nggak Punya, 6 Fashion Item Wajib Untuk Kamu yang Bertubuh Pendek )

Setidaknya ini yang coba ditunjukkan pada acara Neo in Style yang diselenggarakan oleh Central Park dan Neo Soho yang berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) pada hari Minggu 10 September 2017.

Ajang peragaan busana ini ditujukan untuk mengarahkan para desainer dan entrepreneur produk ready to wear untuk meningkatkan kreativitas, kualitas, dan pondasi bisnis yang kuat untuk bersaing di pasar global.

IFC yang merupakan organisasi fashion besar di Indonesia, menyambut baik kesempatan besar untuk para desainer muda Indonesia ini.

"Kami sangat senang untuk kesempatan memamerkan karya anak bangsa yang menurut saya tak kalah saing dengan produk ready to wear yang dibuat oleh merek luar di pasaran,” jelas Ali Charisma selaku National Chairman IFC.

( BACA : Keren Banget! Inilah Desain Busana yang Dibawakan Dian Pelangi Saat Melenggang ke New York Fashion Week 2017 )

Fashion show yang diadakan di Neo Soho ini memamerkan karya-karya desainer muda Indonesia diantaranya para desainer dari sekolah mode LPTB Susan Budihardjo dan para desainer Indonesia lain seperti Phangsanny, Sukriyah, Nafil Apim, Mozza, Aldre, Khanaan, Yunita Kosasih, Belinda Ameliyah, dan Yon Yulizar.

Selain itu Neo Soho Mall juga berperan memberi wadah untuk memasarkan karya para desainer Indonesia ini.

( BACA : Ini Misi Vivi Zubedi dengan Rancangan Busana Hijab di Tengah Konflik Agama, Lewat New York Fashion Week )

"Neo Soho Mall mendukung secara penuh pegiat industri fashion, terutama IFC sebagai salah satu tenant," papar Silviyanti Dwi Aryati selaku Senior Marketing Communication Manager Central Park & Neo Soho Mall.

Silviyanti menambahkan bahwa Neo Soho mall yang merupakan pusat perbelanjaan industri fashion memberi tempat untuk para desainer untuk memamerkan dan memasarkan produk rancangannya agar dicintai para pecinta fashion Tanah Air. (*)