Find Us On Social Media :

Dibawa Oleh Seekor Anjing, Benda Mirip Kulit Kepala dan Rambut Manusia Diamankan Polisi di NTT

By None, Rabu, 9 Januari 2019 | 09:09 WIB

Dibawa Oleh Seekor Anjing, Benda Mirip Kulit Kepala dan Rambut Manusia Diamankan Polisi di NTT

Grid.ID - Anggota Polres Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dibuat geger.

Mereka baru saja menemukan barang temuan warga yang diduga bagian tubuh manusia.

Benda tersebut mirip dengan kulit kepala yang masih dibaluti rambut.

Baca Juga : Jasad Pria NTT yang Diterkam Buaya Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan!

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, benda diduga kulit kepala dan rambut manusia ditemukan di Pong Ara, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (8/1/2019).

“Saat ini benda tersebut telah diamankan di ruangan Satuan Reskrim Polres Manggarai untuk pengembangan lebih lanjut," ungkap Jules kepada Kompas.com, Selasa malam.

Jules menerangkan, benda mirip kulit kepala manusia itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga setempat bernama Texy Waren (43), tepat di belakang rumahnya.

Baca Juga : Ngeri! Detik-detik Pria NTT Diterkam Buaya Saat Sedang Mencari Ikan Bersama Istrinya

“Benda itu dibawa oleh seekor anjing, karena terlihat mencurigakan benda tersebut kemudian diamankan (warga).

Ia lalu menghubungi Kanis Erong, Ketua RT setempat, dan Bripka Adrianus Jakar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pitak, lalu dilaporkan ke Polres Manggarai," jelas mantan Kapolres Manggarai Barat itu.

Benda mencurigakan tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Ben Mboi Ruteng untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga : Buat Ancaman Palsu di Grup Facebook, Seorang Petani di NTT Diciduk Polisi

“Namun pihak Rumah Sakit menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan benda tersebut apakah benar kulit kepala dan rambut manusia atau hewan karena harus melalui uji forensik," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, "Benda Mirip Kulit Kepala dan Rambut Manusia Diamankan Polisi di Manggarai"