Find Us On Social Media :

Presiden Jokowi Panggil Dua Mantan Petinggi TNI, Susun Strategi Hadapi Kemugkinan Terburuk Pasca 22 Mei

By Nicolaus, Rabu, 15 Mei 2019 | 14:38 WIB

Bersiap hadapi kemungkinan terburuk pasca pengumuman hasil pilpres dari KPU, Presiden Jokowi buat pertemuan internal bersama Agum Gumelar dan Wiranto.

Laporan reporter Gridhot.Id, Nicolaus Ade Prasetyo

Gridhot.ID - Hasil perhitungan suara dari Pemilu Presiden oleh Komisi Pemilihan Umum akan segera memasuki tahap pengumuman.

Namun ternyata dari tahap perhitungan suara dari KPU masih menuai penolakan dari salah satu kubu yang bertarung dalam Pilpres 2019.

Dikutip Gridhot.ID dari Kompas, juru bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN), Andre Rosiade mengatakan pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menolak menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga : Terancam Ditutup karena Kekurangan Siswa, Seorang Petani Daftarkan Puluhan Dombanya ke Sekolah untuk Dijadikan Murid

Pasalnya, Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo saat berbicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Prabowo mengatakan, selama ini pihak BPN telah mengumpulkan bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi.

Baca Juga : Terciduk di Bogor, Tersangka Pengancam Presiden Jokowi Siap Dipidanakan dengan Dua Pasal Sekaligus

Dalam acara tersebut, tim teknis BPN menyampaikan pemaparan mengenai berbagai kecurangan yang terjadi sebelum, saat pemungutan suara, dan sesudahnya.

Baca Selengkapnya