Find Us On Social Media :

Pemerintah Jerman Izinkan Azan Berkumandang di Masjid Saat Wabah Corona

By Intisari Online, Selasa, 7 April 2020 | 15:18 WIB

Ilustrasi masjid

Grid.ID -  Menurut data real time yang dikumpulkan oleh John Hopkins University, jumlah infeksi per Senin (6/4/2020) pagi adalah sebanyak 1,27 juta kasus.

Adapun jumlah kasus kematian yang terjadi adalah 69.309. Sementara itu, 259.810 pasien telah dinyatakan sembuh.

Sulitnya masa wabah virus corona alias Covid-19 membuat pemerintah Jerman mengizinkan azan berkumandang di masjid.

Seruan azan di masjid itu dilakukan ketika waktu shalat ashar tiba, sekaligus untuk mendorong semangat moral warga muslim di Berlin terhadap virus corona.

Baca Juga: Bukan Hanya Korea Utara, Negara Ini Juga Klaim Tak Miliki Satu pun Kasus Covid-19 Hingga Sekarang, Warganya Justru Takut

Azan yang dikumandangkan berasal dari komunitas muslim Turki di bawah payung organisasi DITIB Merkez Mosque di bagian barat kota Duisburg dan the Islamic Community National pada Jumat (3/4/2020).

Salah satu perwakilan DITIB Merkez Mosque di Essen, Fahrettin Alptekin mengatakan kepada Anadolu Agency, "Panggilan azan bisa didengar dari 50 masjid lokal yang ada. Selama ini azan telah dilarang berkumandang menggunakan pengeras suara, kecuali pada acara-acara khusus." Sementara itu, menurut kepala asosiasi wilayah DITIB dan relawan masjid Duisburg, Hülya Ceylan, azan diperuntukkan bagi komunitas muslim untuk membangun semangat spiritual.

Selain di Jerman, azan juga diizinkan berkumandang di Belanda melalui alat pengeras suara.

Halaman selanjutnya...