Find Us On Social Media :

Lawan Gibran, Bagyo si Tukang Jahit Tak Tahu Keunggulannya Apa, Najwa Shihab: Lalu yang Ditawarkan ke Pemilih Apa?

By Sosok.id, Sabtu, 3 Oktober 2020 | 20:28 WIB

Calon Wali Kota Solo dari perseorangan, Bagyo Wahono dan Calon Wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka

Grid.ID - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dipasangkan dengan Teguh Prakoso dalam Pemilihan Wali Kota Solo pada 9 Desember 2020.

Pencalonan Gibran telah memunculkan banyak spekulasi, mulai dari Presiden dituding membangun dinasti politik, hingga kekhawatiran melawan kotak kosong.

Kendati demikian, muncul lawan yang berani menantang Gibran di Pilkada mendatang.

Mereka adalah Bagyo Wahono-Supardjo, atau yang biasa disebut dengan pasangan Bajo.

Baca Juga: Sama-sama Maju Pilkada 2020, Intip Harta Kekayaan Putra dan Menantu Presiden Jokowi yang Nominalnya Capai Puluhan Miliar, Gibran Rakabuming Raka atau Bobby Nasution yang Lebih Tajir Melintir?

Keduanya muncul dari kalangan orang biasa, yang mana Bagyo Wahono merupakan seorang penjahit, dan Supardjono adalah Ketua RW.

Kemunculan pasangan Bajo menjadi kontroversi, Refly Harun bahkan menuding KPU sengaja meloloskan keduanya demi menghindari sentimen kotak kosong.

Sebagai calon Wali Kota Solo, Bagyo Wahyono dinilai kurang mumpuni karena tidak memiliki dasar berkecimpung di dunia politik.

Bagyo menyebut, alasannya berani melawan putra dari orang nomor satu di Indonesia adalah bermodalkan tata krama.

BACA SELANJUTNYA>>>