Find Us On Social Media :

Jenazah Penumpang Bayi dan Balita Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 Teridentifikasi Tim DVI Polri

By Ria Theresia, Rabu, 7 November 2018 | 20:30 WIB

Kombes Lisda Cancer selaku Kepala Bidang DVI di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Laporan Wartawan Grid.ID, Ria Theresia Situmorang

Grid.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua balita dari total tujuh jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 pada Rabu (7/11/2018) malam ini.

Kombes Lisda Cancer selaku Kepala Bidang DVI di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengatakan, timnya berhasil mengidentikasi dua balita korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610.

Masing-masing balita bernama Radhika Widjaya berusia 4 tahun dan Rafezha Widjaya berusia 1 tahun 9 bulan.

Baca Juga : Hari ke-10 Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610, Ditemukan Satu Kantong Jenazah dan Langsung Dikirim ke RS Polri

Kedua kemungkinan besar adalah saudara kandung yang sama-sama teridentifikasi melalui DNA dan medis.

Radhika Widjaya dan Rafezha Widjaya diketahui teridentifikasi dan langsung diberitahukan kepada keluarga sebelum disiarkan kepada media.

"Kita benar-benar melakukannya penuh kehati-hatian, teliti dan semua ahli diminta ke pendapatnya," ujar Kombes Lisda Cancer dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga : Suaminya Jadi Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610, Trisnawati: Kalau Nyawa Suami Saya Ditukar dengan Uang, Saya Nggak Ikhlas

Kedua anak tersebut pun diketahui sebagai saudara kandung bukan terpatok pada manifest data penumpang pesawat Lion Air JT610.

"Diberitahukan sebelumnya, tidak terpatok anak pada identifikasiasi pada manifest," ujarnya lagi.

Diberitahukan lebih lanjut, Rabu (7/11/2018) malam ini juga jenazah Radhika Widjaya dan Rafezha Widjaya sudah diserahkan dari pihak Lion Air ke keluarga.(*)