Grid.ID- Pilu, kisah seorang bocah SD di Bekasi alami perundungan, dianiaya hingga alami trauma. Pihak sekolah lakukan upaya mediasi.
Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi, diduga menjadi korban perundungan oleh empat teman sekelasnya. Insiden ini terjadi di ruang kelas pada Jumat (16/5/2025), dan menyebabkan korban berinisial Z (10) mengalami luka yang cukup parah.
Ibu korban, yaitu Amelia (35) mengatakan Z mengalami pergeseran tulang di bagian pundak usai diduga menjadi korban perundungan tersebut. Diagnosa itu diketahui usai korban menjalani pemeriksaan medis oleh dokter.
Terkait bocah SD di Bekasi alami perundungan, korban kerap kehilangan uang jajannya yang berjumlah Rp 20.000 per hari, karena diduga diminta secara paksa oleh empat temannya. Empat anak laki-laki tersebut diketahui berinisial D (10), A (10), J (10), dan R (10).
"Pinggang memar, biru di paha (memar), diagnosa dokter di bagian pundak ada pergeseran di tulang akibat pukulan oleh tersangka," ujar Amelia, dilansir Grid.ID dari Kompas.com.
"Untuk tersangka utamanya inisial D, selainnya itu ada yang disuruh sama D," jelasnya.
Adapun, kasus pemalakan ini pertama kali diketahui Amelia pada 15 Mei 2025, yaitu sehari sebelum aksi kekerasan berlangsung. Mengetahui, anaknya dipalak, Amelia lantas meminta korban untuk menjauh dari gerombolan pelaku.
Setelah mendapatkan nasihat dari ibunya untuk menjaga jarak, korban pun menolak ajakan bertemu dari teman-temannya. Penolakan itu kemudian memicu kemarahan dari para pelaku.
Salah satu pelaku kemudian menampar korban, lalu bersama tiga pelaku lainnya mereka membawa korban ke ruang kelas di lantai atas. Di sana, dua pelaku mengunci pintu, sementara dua lainnya melakukan kekerasan fisik.
"Udah di tempat itu anak saya ikut ke atas dan habis itu anak saya itu dikunci sama empat orang tersangka, menurut keterangan dua orang yang ada di situ dalam hal ini yang ngunciin anak saya (J dan R) itu disuruh sama D," ujar Amelia.
"Tersangka itu yang nampar (belum diketahui siapa) mukul lagi di bagian pinggang belakang, terus kaki ditendang di bagian paha, lalu pundaknya ditonjok, tersangkanya ada dua orang yang mukul di kelas itu," tambahnya.
Source | : | Wartakotalive.com,Kompas |
Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
Editor | : | Ayu Wulansari K |