Find Us On Social Media :

EKSKLUSIF : Keluarga Sebut Emanuel Bano Akrab Hingga Sempat Tidur di Rumah Anggota OPM Sebelum Jadi Korban Pembantaian KKB di Nduga, Papua

By Maria Andriana Oky, Jumat, 7 Desember 2018 | 13:29 WIB

Keluarga Sebut Emanuel Bano Akrab Hingga Sempat Tidur di Rumah Anggota OPM Sebelum Jadi Korban Pembantaian di Nduga, Papua

Laporan Wartawan Grid.ID, Andriana Oky

Grid.ID - Nama Emanuel Bano masuk dalam daftar korban pembantaian di Nduga, Papua oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata).

Beberapa waktu lalu terjadi penyerangan oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) hingga menewaskan 31 orang di Nduga, Papua, dan Emanuel Bano menjadi salah satu korban pembantaian tersebut.

Pihak keluarga sendiri telah mengonfirmasi, Emanuel Bano juga menjadi korban pembantaian yang terjadi di Nduga, Papua yang dilakukan oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata).

Secara ekslusif pihak keluarga mengonfirmasi kabar kematian Emanuel Bano setelah dihubungi secara langsung oleh Grid.ID.

Baca Juga : Wakil Presiden Jusuf Kalla Meminta TNI dan Polri Laksanakan Operasi Militer Skala Besar Berantas OPM di Papua

Pihak keluarga yang diwakili oleh adik sepupu Emanuel Bano sendiri mengungkapkan, keluarga telah menerima kabar dari pihak perusahaan yang menyatakan bahwa Emanuel Banu menjadi korban penyerangan di Papua beberapa waktu lalu.

"Kami baru dapat berita, kakak eman juga korban," ungkap sang adik sepupu yang berinisial EA saat dihubungi hari Jumat (7/12/2018), pukul 11.00 WIB.

Pribadi Emanuel Bano sendiri dikenal sebagai pribadi yang ramah dan sangat baik dengan orang lain.

Baca Juga : EKSKLUSIF: Duka dan Tangis Keluarga Emanuel Bano, Pekerja BUMN yang Diduga Jadi Korban Pembantaian di Nduga, Papua

Dalam wawancara pada kamis (6/12/2018) kemarin, sang adik menyebutkan Emanuel Mano sempat pulang ke rumah pada bulan Agustus lalu.

"Ia cerita kakak, kaka Eman selalu ramah dengan warga di sana bahkan kaka Eman sempat duduk cerita dengan OPM ini dan nginap di rumahnya", ungkap sang adik saat dihubungi oleh langsung.

Disebutkan Emanuel Bano juga menceritakan tentang lokasi kerjanya di Papua.

Baca Juga : Update Kasus Pembunuhan 31 Pekerja Pembangunan Jembatan di Nduga, Papua : Sempat Terjadi Baku Tembak Selama Proses Evakuasi Korban

"Lokasi kerja sangat jauh dari tempat tinggal kaka eman, kadang sampe sebulan baru turun ke kota," tutur sang adik sepupu.

Hingga saat ini pihak keluarga masih menunggu kepulangan jenazah.

Sang adik sepupu mengungkapkan hari ini keluarga telah mendapat kepastian dari pihak perusahaan tentang berita kematian Emanuel Bano.

Baca Juga : EKSKLUSIF : Pertemuan Terakhir Keluarga dengan Emanuel Bano, Pekerja BUMN yang Diduga Jadi Korban Pembantaian di Nduga, Papua

"Kami baru dapat kabar dari perusahaan, kaka Eman juga jadi korban."

Sang adik sepupu mengungkapkan bahwa jenazah Emanuel Bano masih berada di Timika, Papua.

Dan, kabarnya jenazah almarhum akan tiba di Kupang pada sore hari nanti.

Baca Juga : 5 Fakta Pasukan Khusus Raider Kostrad, Pemburu Kelompok Separatis Egianus Kogoya di Papua

Emanuel Bano sendiri merupakan warga kota Kefamenanu, TTU, NTT. (*)