Find Us On Social Media :

Ditinggal Ibunya Shalat Tahajud, Seorang Bocah 3 Tahun Dibunuh Bapaknya Sendiri di Sumatra Selatan

By Agil Hari Santoso, Selasa, 11 Desember 2018 | 08:23 WIB

Ditinggal Ibunya Shalat Tahajud, Seorang Bocah 3 Tahun Dibunuh Bapaknya Sendiri di Sumatra Selatan

Laporan Wartawan Grid.ID, Agil Hari Santoso

Grid.ID - Seorang bocah 3 tahun berinisial NF, dibunuh ayahnya sendiri pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 03.00 WIB di Sumatra Selatan.

Solihin (40), warga Sumatra Selatan, tega membunuh bocah 3 tahun yang merupakan anaknya sendiri, dengan menggunakan sebilah parang.

Mengutip Tribun Sumsel, pelaku pembunuh bocah 3 tahun yang merupakan warga Desa Karya Maju, Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba, Sumatra Selatan, telah ditangkap kepolisian setempat.

Baca Juga : Tengkoraknya Hancur Saat Selamatkan Ibunya dari Pemerkosa, Bocah Rusia Ini Meninggal Setelah 19 Bulan Dirawat di Rumah Sakit

Awalnya, bocah 3 tahun berinisial NF, memang ditinggal ibunya untuk shalat tahajud.

Nenek NF, orang tua dari pelaku, sebenarnya berada di sana, namun sedang makan sahur di dapur rumah.

Waktu dini hari yang hening dan damai, berubah menjadi horor ketika NF, tiba-tiba berteriak meminta tolong ke neneknya, Siti Aminah.

Baca Juga : Pesan Terakhir Seorang Ibu yang Tewas Tertimpa Pohon di Bogor Pada Anak Sulungnya: Mamah Kalau Meninggal Minta Dishalatkan Dipimpin Sama Anaknya

Baru saja selesai shalat, Juningsih harus melihat anaknya yang masih berumur 3 tahun, tewas dibunuh oleh ayahnya sendiri, Solihin.

Melihat suaminya membawa parang, Juningsih dibantu mertuanya, berusaha merebut parang itu dari tangan Solihin.

"Istri dan orangtua pelaku (Solihin) langsung merebut parang tersebut. Putra pelaku langsung lari keluar rumah dan memanggil kakeknya," ujar Kepala Satuan Reserse Polres Muba AKP Deli Haris, dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Baca Juga : Awalnya Cuma Iseng, Bocah 7 Tahun Ini Kini Jadi Youtuber Tersukses 2018 dengan Penghasilan Rp 319 Miliar

Saat ayah Solihin tiba di tempat kejadian perkara (TKP), ia mendapati menantu dan istrinya telah pingsan di ruang tengah.

"Sedangkan korban (NF) ditemukan di kamar dengan konsisi meninggal. Kami mendapati laporan dari pihak keluarga dan pelaku langsung diamankan," ujar Deli.

Mengutip Tribun Sumsel, kepolisian menemukan luka bekas parang di leher korban.

Baca Juga : Masih Berusia 16 Tahun, Bocah Dubai Ini Sudah Punya Rumah Mewah Bak Istana Serta Kebun Binatang Pribadi yang Berisi 500 Hewan Eksotis

Sebelum melakukan aksi kejamnya itu, pelaku menutupi wajah NF.

"Pelaku menutupi muka NF sebelum melancarkan aksinya. Usai melakukan aksinya,ia langsung menuju ruang tengah sambil membawa parang yang dipenuhi darah," ujar Kapolsek Keluang Iptu Sapta Eka.

Dari pemeriksaan awal, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga : Kisah Azzam, Bocah Difabel Asal Jawa Timur yang Tak Memiliki Kelopak Mata Namun Bersuara Merdu

"Sebab tiga bulan yang lalu, pelaku sempat terjaduh dari sarang burung walet yang menyebabkan kepalanya terbentur," ujar Sapta.

Untuk mendalami motif pelaku, pihak kepolisian setempat terus melakukan pemeriksaan, termasuk melakukan tes urine terhadap pelaku, namun hasil menunjukkan Solihin tak menggunakan narkotika.

Atas perbuatan keji Solihin membunuh anaknya sendiri, ia terancam hukuman 15 tahun penjara.

"Pelaku kita kenakan pasal 338 KUHP karena telah dengan paksa merampas dan merenggut nyawa seseorang," tambah Sapta. (*)