Find Us On Social Media :

Pelaku Kasus Nikah Siri Online Ajukan Syarat Keperawanan Hingga Sumpah Pocong, Inilah 4 Faktanya

By Jayeng, Senin, 25 September 2017 | 03:44 WIB

Ilustrasi

Laporan Reporter Grid.ID, Irene Cynthia Hadi

Grid.ID - Situs nikahsirri.com baru-baru ini membuat netizen geger.

Situs yang menggagas layanan nikah siri tersebut bahkan menyediakan layanan lelang perawan.

Berikut fakta-fakta tentang situs nikahsirri.com dan pelakunya yakni Aris Wahyudi.

(BACA JUGA Dulu Begini, Sekarang Cantik dan Gantengnya Kebangetan, 8 Transformasi Jebolan Indonesian Idol Ini Bikin Melongo! Nomor 8 Mau Punya Anak nih Bentar Lagi) 

1. Nikah siri untuk menghindari zina

Dilansir Grid.ID dari tribunnews.com, pelaku yakni Aris Wahyudi mengatakan bahwa nikah siri adalah untuk menghindari zina.

Ia berdalih bahwa nikah siri bukanlah pelacuran yang harus membayar dan dipaksa melayani.

2. Pelaku adalah orang berpendidikan

Dilansir Grid.ID dari kompas.com, Aris Wahyudi ternyata merupakan pendiri situs kontroversial lain yakni partaiponsel.org.

Partai Ponsel adalah singkatan Partai Pelangsingan Obesitas Negara.

Aris Wahyudi atau Arwah pernah berkuliah di ITB dan menerima beasiswa di Essex University, Inggris.

Ia juga pernah bekerja di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

(BACA JUGA Duh...Cantiknya Deasy Priscilla, Calon Istri Marcel Chandrawinata yang Dibilang Mirip Raisa, Bikin Salah Fokus Semua Fotonya!)

3. Pelaku menjamin mitra dan klien adalah perawan atau perjaka

Arwah memberikan sejumlah syarat untuk para mitra atau kliennya.

Mereka harus perawan dan perjaka.

Dalam situs tersebut, akan ditawarkan juga tes keperawanan oleh dokter.

Sementara tes perjaka mitra akan dilakukan dengan sumpah pocong.

4. Tujuan pelaku membuat situs nikahsirri.com

Dilansir dari tribunvideo.com, tujuan pelaku adalah mengentaskan kemiskinan.

Mahar yang diberikan klien kepada mitra yang dipajang di situs akan membantu perekonomian mitra.

KPAI menilai bahwa apa yang dilakukan Aris adalah human trafficking terselubung. (*)

(BACA JUGA Siapkan Diri! Ini Himbauan, Langkah Antisipasi dan Pengalihan Rute Penerbangan Apabila Gunung Agung Meletus..)