Find Us On Social Media :

Kaos Gambar Porno Jadi Trending Google, Ini Dia 7 Fakta Soal Ikeh 69 di Pontianak, Harganya Cuma Rp 60 Ribu!

By Linda Fitria, Rabu, 27 September 2017 | 01:50 WIB

Sekumpulan anak di Pontianak

Grid.ID- Baru-baru ini, publik dihebohkan lewat postingan facebook bernama Agmaza Marta.

Dalam foto yang ia unggah itu, terlihat beberapa remaja sedang berjalan di trotoar Masjid.

Bukan wajah remaja itu, namun pakaian yang ia kenakanlah yang menarik perhatian masyarakat.

Dalam foto itu terlihat beberapa anak memakai baju sama bertuliskan "Ikeh".

Tak hanya sebuah tulisan, di bawahnya terlihat foto atau ilustrasi seorang laki-laki dan perempuan dewasa beradegan intim.

(BACA : Ngeri! Membunuh dan Memakan 30 Orang, Keluarga Kanibal Ini Jadikan Kepala Manusia Sebagai Menu Makan Malam)

Dianggap tak pantas dan tak layak, foto unggahan itu banjir komentar netizen yang geram.

Viral dan menggemparkan Pontianak, berikut ini beberapa fakta tentang Kaos Ikeh 69 itu.

1. Dipakai bersama-sama di car free day Pontianak

Dari postingan Agnes terlihat bahwa anak-anak itu sedang mengikuti acara rutin Minggu pagi atau car free day.

Datang bersama teman-temannya, mereka tanpa sungkan memerlihatkan gambar tak senonoh di muka umum.

(BACA : VIDEO : Detik-detik Pria yang Bunuh Diri Secara Live Dengan Ular Peliharaannya, Alasannya Diduga Karena Hal Ini, Tragis!)

Sontak anak-anak itu menarik perhatian warga yang juga sedang bersantai di CFD.

2. Ingin tampil beda, mereka tidak tahu makna Ikeh, tapi paham gambar

Dilansir Grid.ID dari laman Tribun Pontianak, salah seorang anggota Ikeh 69 ini memberikan pengakuan mencengangkan.

"Kami dapat baju itu, kami buat sablon, awalnya kami gak tau arti Ikeh itu, dan kami dapat gambar itu dari saran orang sablon. Memang sih kami yang minta karena ingin beda dari yang lainlah ya, nama juga anak-anak ingin keren sendiri terlihat beda bajunya," tuturnya, Senin (25/09/2017) malam.

(BACA : Masih Ingat Sinta yang Videonya Dulu Tenar? Begini nih Kabar Si 'Keong Racun' Sekarang, Cantik Banget!)

Mereka mengaku tak paham makna dari kata Ikeh sendiri.

Mereka hanya paham tentang arti gambarnya.

Tak mengira akan dihujat, mereka hanya ingin tampil beda saja.

3. Harga kaos Rp 60 Ribu

Dari pengakuan anak yang tidak mau disebutkan identitasnya ini, harga kaos dibandrol dengan nilai Rp 60 Ribu.

(BACA : Beredar Video Belakang Panggung Ayu Ting Ting Bertemu Minho Shinee, Netizen : Agresif Tingkat Dewa!)

"Harganya Rp 60 ribu per baju, Kami tidak langsung buatnya. Tapi satu-satu di daerah Kota Baru," katanya. 

4. Menyesal dan akhirnya meminta maaf

Mengaku salah dan tidak akan mengulangi lagi, mereka meminta maaf pada masyarakat dan orang tua mereka.

Mereka mengaku hanya ingin tampil berbeda saja.

Mereka tidak mengetahui dampaknya akan seberat ini.

Bahkan melalui perwakilan salah satu orang tua, mereka meminta maaf atas kesalahan anak-anak.

(BACA : Bocah Tersiram Kuah Panas Karena Hal Ini! Lihat Rekaman CCTV nya, Kasihan)

"Sebagai orang tua saya minta maaf atas kejadian ini yang tidak mengenakan masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya. Dan hal ini akan saya bina terus dan perhatikan anak saya. Saya rasa cukuplah pembelajaran bagi dia dan terpukul berat anak-anak," kata orang tua dilansir Grid.ID dari laman Tribun Pontianak. 

5. Curi perhatian wali kota

Heboh di media sosial dan dinilai mencemarkan nama Kota Pontianak, Wali Kota Pontianak ambil suara.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji marah melihat banyak anak remaja di pontianak memakai kaos gambar porno di muka umum.

6. Arti kata Ikeh 69

Dalam kaos berwarna hitam tersebut, tertulis angka 69 di depan kaos dan Ikeh di belakang.

(BACA : Aku Menangis, Berniat Pinjam Uang Disuruh ke Hotel, Pintu Dikunci lalu duduk di Kasur, Jahatnya Laki-Laki Hingga Lakukan Ini)

Secara simbolik, 69 sendiri sering dikaitkan dengan perilaku seks atau bercinta.

Sedangkan kata Ikeh adalah bahasa Jepang yang sering disambung dengan kata Komochi.

Kata Ikeh-ikeh Kimochi sering diartikan sebagai sesuatu yang enak atau "feels good" dalam artian negatif.

7. Pemerintah sedang usut kasus ini

Pemerintah melalui Dinas pengendalian penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pontianak akan mengusut kasus ini.

Pemerintah akan mengusut dari remaja-remaja ini sampai ketahuan sumbernya. 

(*)