Find Us On Social Media :

Heboh Video Polisi Maki-Maki Warga Sipil Saat Operasi Zebra di Manado, Sebut Kata Tak Pantas Hingga Berakhir Seperti Ini!

By Irene Cynthia Hadi, Jumat, 3 November 2017 | 21:40 WIB

Polisi bentak warga sipil di Manado

Laporan Reporter Grid.ID, Irene Cynthia Hadi

Grid.ID - Seorang petugas kepolisian kembali dikabarkan memaki seorang warga sipil.

Dilansir dari Tribun Manado, kabar tersebut viral setelah video yang menunjukkan polisi membentak warga sipil itu tersebar.

Video itu telah ditonton 42 ribu kali dan dishare sebanyak 944 kali dari akun facebook Angga Andriano Mongkau.

(BACA JUGA Sempat Heboh Diberitakan Follow dan Komentari Postingan Natasha Wilona, Akhirnya Barbie Hsu Klarifikasi Hal Mengejutkan Ini di Akun Weibonya! Wah..Nggak Jadi Seneng deh..)

Dalam video, nampak 2 polisi dan seorang pria yang tengah diinterogasi kedua polisi tersebut.

Pria tersebut mengatakan bahwa ia membutuhkan kejelasan.

Namun salah seorang polisi tiba-tiba menghardik pria itu dan bertanya mengapa ia menghalangi jalannya.

Pria itu mengatakan bahwa ia tak menghalangi jalan polisi tersebut.

Salah satu polisi pergi dan sang pria dibawa ke kantor polisi.

(BACA JUGA Miris! Salah Masuk Ruang di Rumah Sakit, Balita dari Medan Ini Akhirnya Meninggal Dunia! Begini Kronologinya)

Namun sang polisi terus mengatakan bahwa pria itu menghambatnya.

Bahkan ada kata-kata yang tak pantas justru diucapkan oleh polisi tersebut kepada sang pria.

Dilansir dari Tribun Manado, kejadian itu terjadi saat operasi Zebra pada Kamis (2/11/2017) di depan Manado Town Square (MANTOS) Satu.

Pria tersebut tidak terima saat akan ditindak sehingga terjadi adu mulut.

(BACA JUGA Sudah Berusia 4 Tahun, Putri Iko Uwais dan Audy Item Ternyata Cantik dan Manisnya Kebangetan!! Netizen: Manis Banget! Kayak Audy Kecil ya!)

Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Marganda Aritonang akhirnya menjadi mediator bagi polisi bernama AKP B. Bulasa dan warga sipil bernama Arifan Katanggung tersebut.

Pertemuan pada Jumat (3/11/2017) tersebut akhirnya membuat Arifan mengakui kesalahannya.

"Saya akui kesalahan yang kemarin, dan mungkin kami sama-sama capek sehingga hal semacam itu terjadi," kata Arifan.

(BACA JUGA Registrasi Ulang Gagal? Ini 5 Penyebab dan Solusinya! Catat Link Registrasi Online Berikut yuk!)

Proses tilang kepada Arifan juga tetap dilaksanakan da keduanya sudah saling memaafkan.

Satu hal yang disayangkan oleh Arifan adalah adanya tindakan perekaman saat keduanya berseteru di jalan.

(*)