Find Us On Social Media :

Temuan Mengejutkan dari Hasil Autopsi Merry, Buaya yang Terkam Deasy Tuwo

By Ayu Wulansari Kushandoyo Putri, Selasa, 22 Januari 2019 | 12:46 WIB

Temuan Mengejutkan dari Hasil Autopsi Merry, Buaya yang Terkam Deasy Tuwo

Grid.ID - Proses autopsi Merry, buaya yang terkam Deasy Tuwo dilakukan oleh dokter hewan di Pusat Penyelamatan Satwa Tasikosi hari Senin (21/1/2019).

Proses nekropsi atau autopsi Merry, buaya yang terkam Deasy Tuwo ini disaksikan oleh pihak BKSDA Sulawesi Utara dan Polres Tomohon.

Usai dilakukan proses autopsi Merry, buaya yang terkam Deasy tuwo, bangkainya kemudian dikuburkan di kawasan TWA Batu Putih pukul 17.30 WITA (21/1/2019).

Baca Juga : Buaya yang Terkam Deasy Tuwo Tewas dengan Dugaan Aniaya, BKSDA Sulut Sebut Akan Lakukan Autopsi

Baca Juga : Hati-hati, Kulit 3 Wanita ini Jadi Seperti Terbakar Karena Krim Pemutih Wajah

Seperti telah dikabarkan, Merry mati karena diduga buaya tersebut drop saat proses pemindahan dari Tombariri ke TWA Batu Putih.

Buaya raksasa ini dipindahkan karena dikhawatirkan akan membahayakan orang lain dan kemudian dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Dikutip Grid.ID dari Kompas.com, proses evakuasi dipimpin oleh BKSDA Sulawesi Utara (14/1/2019).

Baca Juga : Buaya yang Terkam Deasy Tuwo Mendadak Tewas, Penyebabnya Belum Diketahui

Baca Juga : Waspada, Bahaya Rutin Pakai Krim Pemutih Wajah Sembarangan bagi Kulit

Proses evakuasi tersebut membutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan dibantu oleh 20 orang.

Buaya Merry kemudian ditemukan mati pada hari Minggu (20/1/2019).

Kematian mendadak buaya tersebut sempat menimbulkan spekulasi binatang ini tewas karena dianiaya warga sekitar.

Dilansir Grid.ID dari Tribun Manado (22/1/2019), dugaan kematian Merry oleh dokter hewan sebelum dilakukannya nekropsi adalah karena faktor awal pemindahan buaya tersebut.

Baca Juga : Kematiannya Penuh Kejanggalan, Deasy Tuwo, Wanita Minahasa yang Diterkam Buaya Diduga Netizen Jadi Korban Pembunuhan

Baca Juga : Intip Sosok Caitlyn Jenner, Ayah Tiri Transgender Kim Kardashian yang Dirias di Hotel Mewah Sandiaga Uno

Buaya Merry sudah mengalami drop dan dugaan sementara adalah heatstrock.

Selain itu ditemukan juga gas yang sangat banyak di lambungnya.

Lalu bagaimana hasil temuan setelah proses autopsi?

Hasil Autopsi

Hasil autopsi menunjukkan adanya akumulasi gas pada lambung buaya tersebut.

Baca Juga : Kondisi Terkini Merry, Buaya yang Terkam Deasy Tuwo Usai Dievakuasi oleh 20 Orang Sekaligus, Ternyata Usianya Sudah 20 Tahun!

Baca Juga : Perubahan Gaya Vanessa Angel dari Foto Jadul Hingga Seksi dan Modis Seperti Sekarang

Selain itu buaya Merry juga mengalami obesitas.

Fakta mengejutkan lainnya adalah ditemukannya organ yang diduga organ manusia, tulang belulang manusia (dari lengan hingga jari) lengkap dengan kain yang diduga pakaian.

Namun dari hasil temuan ini masih harus dilakukan pengujian laboratorium lebih lanjut.

Hal ini dilakukan untuk menyimpulkan diagnosa yang pasti.

Baca Juga : Wajah Cantik Imut Rachel Amanda Kini Setelah Berhasil Melawan Kanker Tiroid

Baca Juga : Menegangkan! 5 Foto Evakuasi Buaya yang Terkam Deasy Tuwo Ini Tunjukkan Perjuangan Petugas BKSDA Saat Taklukkan sang Hewan Predator

Baca Juga : Intip Harga Tas Branded Mewah Luna Maya Saat Tampil Nyentrik dengan Busana Warna Pink

Barang bukti yang ditemukan dalam tubuh buaya ini, yang berupa tulang belulang, dapat dikoordinaskan kembali dengan pihak kepolisian untuk kelanjutan pemeriksaan forensik dan pihak keluarga korban.

Sebelumnya, kasus ini geger setelah ditemukannya jasad Deasy Tuwo dalam kondisi memprihatinkan di kandang buaya CV Yosiki di Tombariri, Minahasa, Sulawesi Utara.

CV Yosiki merupakan perusahaan pembibitan mutiara milik warga negara Jepang bernama Mr. Ochiai.

Deasy Tuwo, kepala laboratorium perusahaan tersebut ditemukan dengan kondisi bagian tubuh dicabik-cabik oleh buaya hingga hanya tersisa bagian kepala, satu tangan dan kaki. (*)