Find Us On Social Media :

Ibu Hamil 6 Bulan ini Kejang-Kejang dan Koma Usai Jalani Pijat di Sembarang Tempat!

By None, Selasa, 12 Februari 2019 | 11:52 WIB

Ibu Hamil 6 Bulan ini Kejang-Kejang dan Koma Usai Jalani Pijat di Sembarang Tempat!

Baca Juga : Bukan Sembarang Vitamin, Dewi Perssik Ngaku Beri Suaminya 'Goyangan' Agar Tetap Fit dan Bugar

Wakil kepala kesehatan masyarakat Chiang Mai, Waranyu Jamnongprasartporn, juga menanggapi dan mengatakan terapis pijat bertanggung jawab dalam memeriksa apakah pelanggan mereka hamil atau memiliki penyakit kronis sebelum memulai pijat.

Dia menambahkan bahwa setiap panti pijat diharuskan memiliki lisensi untuk beroperasi tetapi mengakui bahwa pihak pemerintah tidak mungkin untuk memeriksa setiap panti pijat di provinsi tersebut.

Melansir Americanpregnancy.org, sebuah studi menujukkan bahwa terapi pijat yang dilakukan selama kehamilan bisa mengurangi kecemasan, depresi meredakan nyeri otot dan meningkatkan kelancaran saat persalinan hingga kesehatan bayi nantinya.

Tetapi ibu hamil harus memeriksa kembali apakah panti pijat tersebut memiliki sertifikat, sebab mereka sudah menerima pelatihan di luar standar nasional dan tahu cara mengatasi kebutuhan ibu hamil dan tahu teknik pijat tertentu.

Mereka juga mengetahui bagaimana mengatur possisi agar tetap aman dan mencegah ketegangan pada ligamen uterus.

Terapis bersetifikat juga bisa mengamati pembekuan darah dan varises.

Biasanya mereka akan menolak melakukan pijatan pada wanita yang masih hamil di trimester pertama karena meningkatkan risiko keguguran.

Melansir Tabliod Nakita, umumnya, bagian tubuh ibu hamil yang boleh dipijat dan tidak berisiko adalah betis, tangan, punggung, dan leher.

Namun, sebaiknya sebelum pijat berkonsultasilah ke dokter mengenai rambu-rambu khusus untuk ibu, mengingat kondisi kehamilan setiap ibu boleh jadi berbeda.

Baca Juga : 5 Harta Karun Perang Dunia II yang Masih Hilang Hingga Kini, Salah Satunya Kamar Berlapis Emas!

RAMBU-RAMBU PIJAT SAAT HAMIL: