Find Us On Social Media :

Tradisi Unik di 6 Negara Saat Rayakan Valentine Day, Tak Hanya Beri Bunga dan Cokelat!

By None, Rabu, 13 Februari 2019 | 12:02 WIB

Tradisi Unik di 6 Negara Saat Rayakan Valentine Day, Tak Hanya Beri Bunga dan Cokelat!

Grid.ID – Menjelang hari kasih sayang yang dirayakan pada tanggal 14 Februari, seluruh sudut pertokoan banyak dihiasi ornamen berlambang hati dengan warna pink.

Tidak hanya itu, rasanya semua coklat, bunga, dan boneka juga memenuhi pajangan di rak-rak supermarket.

Tradisi valentine biasanya memang lekat dengan tiga barang tersebut, coklat, bunga dan boneka.

Dikutip dari Huffingtonpost, inilah 5 negara yang memiliki perayaan Valentine paling unik.

Baca Juga : Mirip Film Train To Busan, Rusa di AS Terserang Penyakit Zombie, Bisakah Menyerang Manusia?

  1. Denmark

Di Denmark, hari valentine didaulat menjadi hari libur nasional sejak awal tahun 1990an dengan julukan Danish Twist.

Bukan bunga mawar yang populer menjadi lambang kasih sayang, melainkan bunga putih kecil yang disebut bunga snowdrops.

Tradisi lainnya adalah para pria akan memberi kartu kekasih pada wanita idamannya.

Bukan sembarang kartu, kartu ini berisi puisi cinta yang lucu dan ditulis di atas selembar kertas tebal yang dipotong dan dilubangi dengan bentuk yang rumit.

Kartu puisi itu disebut gaekkebrev. Bagi wanita yang bisa menebak dengan benar siapa pengirim kartu itu, maka dia akan mendapat telur di hari paskah nanti.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pemuda yang Perkosa Nenek Nenek di Gunung Kidul

  1. Korea Selatan

Sama seperti Denmark, hari valentine di Korea Selatan juga dirayakan sebagai hari libur nasional dan diperingati dengan cara berbeda selama bulan Februari hingga April.

Tanggal 14 Februari, para wanita akan merayu kekasihnya dengan berbagai hadiah, coklat, dan bunga.

Tanggal 14 Maret, dikenal sebagai White Day, saat itu gantian para pria yang menghujani kekasih mereka dengan bunga dan hadiah.

Sementra bagi muda-mudi yang jomblo dan tidak memiliki pasangan, mereka akan merayakan tanggal 14 April yang dikenal sebagai Black Day.

Saat Black Day, orang-orang single akan berkabung dengan makan semangkuk mi hitam yang disebut Jajangmyeon.

Baca Juga : 7 Artis Indonesia yang Meninggal Diusia Muda dengan Cara Tragis, Nike Ardilla Hingga Pangeran Dangdut

  1. Wales

Tidak ada coklat dan bunga di Wales. Mereka tidak merayakan hari Valentine, namun menyebutnya dengan hari Santa Dwynen, yang dipercaya sebagai santo pelindung para pecinta di Wales.

Bukan tanggal 14 Februari, hari kasih sayang di Wales jatuh pada tanggal 25 Januari.

Pasangan yang dimabuk asmara akan bertukar sendok kayu yang diukir dengan pola yang rumit dan masing-masing ukiran menandakan arti yang berbeda.

Baca Juga : Ajak Anaknya Bunuh Diri Sambil di Peluk, Alasannya Bunuh Diri Terungkap dari Surat Terakhirnya

  1. Inggris

Pada malam hari valentine di Inggris, wanita-wanita Inggris akan meletakkan lima lembar daun salam di dalam bantal mereka.

Satu di setiap sudut bantal dan satu di bagian tengah.

Ini bertujuan supaya mendatangkan gambaran sosok suami mereka dalam mimpinya malam itu.

Untuk menambah khasiat daun salam, mereka juga sering merendamnya lebih dulu dalam air mawar. Tapi tradisi ini sudah mulai ditinggalkan.

Baca Juga : Sahabat Ungkap Jika Ammar Zoni dan Irish Bella Sepakat Tak Undang Mantan ke Resepsi

  1. Filipina

Hari valentine disambut dengan sangat spesial di Filipina.

Salah satu tradisi yang dirayakan hampir semua rakyat Filipina adalah pesta pernikahan pada tanggal 14 Februari.

Upacara pernikahan massal telah dilakukan selama bertahun-tahun di Filipina saat ratusan pasangan mempelai berkumpul di mal atau tempat umum  di seluruh negeri untuk melangsungkan upacara pernikahan. (*)

Artikel ini telah tayang di Suar.id dengan judul, “Tak Hanya dengan Bunga dan Coklat, Ini 6 Tradisi Perayaan Valentine Paling Unik di Berbagai Negara”