Find Us On Social Media :

Siapa Sangka Film Five Feet Apart Rupanya Sempat Dikecam oleh Komunitas Medis, Simak Alasannya!

By Ruhil Yumna, Minggu, 17 Maret 2019 | 21:55 WIB

Film Five Feet Apart sempat dikecam oleh komunitas medis.

Laporan Wartawan Grid.ID, Ruhil I. Yumna

Grid.ID - Apa jadinya jika kalian jatuh cinta pada orang yang tidak bisa kalian sentuh?

Jangankan menyentuh berdekatan saja tidak boleh.

Mungkin itu yang membuat para penikmat film berbondong-bondong untuk menonton film Five Feet Apart di bioskop.

Baca Juga : Rupanya Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Ingin Menamai Rafathar dengan Nama ini, Lalu Kenapa Diubah Ya?

Five Feet Apart sendiri dibintangi oleh Haley Lu Richardson dan Cole Sprouse, yang dikenal juga sebagai Jughead dalam serial Riverdale.

Mulai Jumat (15/3/2019), Five Feet Apart sudah tayang di bioskop Indonesia.

Judul film ini sendiri erat kaitannya dengan penyakit yang diderita oleh kedua pemeran utamanya.

Baca Juga : Manis Seperti Mamanya, Intip Gaya Tengku Syaira, Anak Cindy Fatikasari Pakai Outfit Putih!

Dalam film tersebut Haley Lu Richardson dan Cole Sprouse yang menderita cystic fibrosis.

Dikutip alodokter.com, penyakit cystic fibrosis adalah penyakit genetik yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket.

Akibatnya lendir-lendir tersebut menyumbat saluran pernapasan dan pencernaaan.

Karena penyakit inilah para penderita cystic fibrosis dilarang untuk berdekatan dengan minimal jarak enam kaki.

Baca Juga : Sering Ngompol di Atas Panggung, Nunung: Itu Memang Turunan Keluarga

Five Feet Apart adalah film produksi CBS Films Amerika Serikat, dan disutradarai oleh Justin Baldoni.

Dalam film ini diceritakan Stella Grant (Haley Lu Richardson) yang merupakan penderita cystic fibrosis yang taat pada setiap aturan medis terkait penyakitnya.

Kemudian Stella Grant bertemu dengan Will Newman (Cole Sprouse) yang juga penderita cystic fibrosis namun cukup rebel dengan segala aturan medis yang mengikatnya.

Lalu keduanyapun saling menumbuhkan perasaan mereka terhadap satu sama lain.

Hingga akhirnya mereka sadar setiap tindakan yang mereka lakukan saat bersama sangat mempengaruhi nyawa mereka.

Baca Juga : Ingin Tingkatkan Gairah Bercinta? Yuk, Konsumsi 6 Nutrisi Ini

Film ini dibuat untuk membangun kesadaran masyarakat dunia akan penyakit cystic fibrosis.

Meskipun begitu dari pihak medis yang berkaitan dengan penyakit tersebut mengaku tidak sepenuhnya setuju dengan perilisan film ini.

Dilansir dari Uvhealth.com dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Michaela Blosser, yang juga penderita cystic fibrosis menyatakan pendapatnya terkait film tersebut.

Blosser mengerti ada dua kubu dalam komunitas medis berkaitan dengan film ini.

"Sebagian benar-benar mendukung film ini, yang lain benar-benar menolaknya, aku berada di posisi tengah (netral)," tulisnya dalam artikel.

Dia juga menyoroti judul dari film tersebut, yang dia rasa sudah sangat keliru.

Baca Juga : Indra Bruggman Ceritakan Kedekatannya dengan Helmalia Putri

Secara medis para penderita cystic fibrosis hanya bisa berdekatan minimal enam kaki, bukannya lima kaki.

Selain itu alur utama film yang menceritakan pemberontakan penderita juga sangat disayangkan oleh Blosser.

"Aku sangat mengkhawatirkan pemikiran generasi muda mengenai mereka yang dapat melanggar aturan itu," ungkapnya lagi.

Meskipun begitu dia sangat senang pada tujuan dari film ini yang ingin meningkatkan kesadaran orang-orang terkait cystic fibrosis.

(*)