Find Us On Social Media :

Bahaya Menahan Kentut, Salah Satunya Bisa Keluar Melalui Mulut Loh!

By None, Rabu, 10 April 2019 | 14:14 WIB

Bahaya Menahan Kentut, Salah Satunya Bisa Keluar Melalui Mulut Loh!

Grid.ID – Buang angina atau kentut merupakan hal yang manusiawi, namun kentut di sembarang tempat juga bukanlah sesuatu yang tepat untuk dilakukan.

Terkadang kita sering menahan kentut saat di tempat umum, karena tidak ingin menganggu dengan aroma tak sedap yang dikeluarkan.

Namun buat kita yang sering menahan kentut sebaiknya dipikir-pikir lagi.

Baca Juga : Aksi Heroik Sang Suami Terjang Banjir demi Amankan Sang Istri yang Tengah Hamil Besar

Menurut sebuah penelitian terbaru, kentut yang ditahan bisa keluar dari mulut penahannya.

Profesor nutrisi dan dietetik di University of Newcastle, Inggris, Clare Collins, seperti dilansir dari Mentalfloss.com, baru-baru ini menulis perihal kentut di The Conversation.

Menurutnya, kentut yang tertahan bisa menembus dinding usus dan diserap kembali ke dalam sirkulasi tubuh.

Penyerapan ini kemudian dilepaskan kembali ketika kita mengembuskan napas.

“Menahannya terlalu lama artinya membiarkan gas itu melarikan diri melalui ‘kentut’ yang tak terkendali,” tulis Collins.

Kentut yang tak terkendali, menurut Collins, adalah yang keluar dari mulut itu tadi.

Beberapa ilmuwan progresif telah meneliti fenomena perkentutan.

Baca Juga : Tumor Seberat Hampir 30 Kg Berhasil Diangkat dari Perut Pria yang Terus Membesar

Dalam sebuah penelitian, 10 sukarelawan sehat diberi setengah kaleng kacang panggang sebagai tambahan diet reguler.

Mereka juga diberi kateter dubur untuk mengukur kentut mereka selama 24 jam.

Meskipun ini adalah sampel yang kecil, hasilnya tetap saja penting.

Menurut para peneliti, pria dan wanita melepaskan gas buang yang sama, dan rata-rata ‘episode kentut'nya adalah delapan kali.

Studi lain, yang juga melibatkan 10 orang, menemukan, diet serat tinggi menyebabkan kentut lebih sedikit tapi lebih keras.

Baca Juga : Kisah Dokter Rogozov, Nekat Bedah Isi Perutnya Sendiri di Tengah Badai Salju

Sementara studi ketiga menemukan, gas-gas yang mengandung belerang adalah penyebab kentut-kentut paling bau di dunia.

Literatur ilmiah lainnya juga mendukung hipotesis Collins dengan menyarankan agar kita tidak menahan kentut.

Sebuah makalah yang terbit pada 2010 berjudul “Methane and the gastrointestinal tract” menyebut, metana, hidrogen sulfida, dan gas lain yang yang diproduksi di saluran usus sebagian besar dikeluarkan dari tubuh melalui anus.

Baca Juga : 14 Kelainan Mengerikan ini Akan Terjadi Pada Anak dari Pernikahan Sedarah!

Atau … “diusir melalui paru-paru.”

Sementara menahannya menyebabkan kita bersendawa, perut kembung, dan nyeri.

Dan dalam beberapa kasus yang lebih parah, kantung-kantung dapat terbentuk di sepanang dinding usus besar, infeksi, dan menyebabkan diverticulitis.

Jadi, pikir-pikir ulang jika ingin menahan kentut.

Jika malu karena sedang di tengah kerumunan, sempatkanlah untuk menyingkir sebentar. (*)

Artikel ini telah tayang di Intisari Online dengan judul, “Hati-hati, Kentut yang Ditahan Bisa Keluar Lewat Mulut, Jangan Sering-sering Menahannya! “