Find Us On Social Media :

Kolesterol Jadi Pemicu Timbulnya Penyakit Berbahaya, Kenali Cara Penanganannya

By None, Selasa, 18 Juni 2019 | 20:10 WIB

Tips Mengontrol Kolesterol Secara Efektif

Grid.ID - Seringnya kadar kolesterol meningkat pasca lebaran karena makanan yang dikonsumsi.

Kolesterol merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diidap oleh orang Indonesia.

Ada beberapa menu khas lebaran yang berlemak dan itu mempengaruhi kadar lemak , tapi ada cara mudah turunkan kolesterol dalam tubuh.

Baca Juga: Berawal dari Kolesterol Tinggi, Siapa Sangka Agung Hercules Idap Kanker Otak Stadium 4

Oleh karena itu, Unicity Indonesia baru – baru ini menyelesaikan studi klinis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menguji dan menilai efek dari produk kombinasi serat-multivitamin.

Studi tersebut fokus pada kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), kolesterol total (TC), trigliserida (TG), dan apolipoprotein B (ApoB) pada penderita hiperkolesterolemia.

Hiperkolesterolemia merupakan sebuah kondisi di mana meningkatnya kadar kolesterol jahat dalam darah yang dapat memicu penyakit seperti penyakit hipertensi, jantung koroner, dan stroke yang menyebabkan kematian.

Baca Juga: Dilarang Main Ponsel, Anak Ini Tega Meracuni Orangtuanya Sendiri

Kondisi ini tidak hanya dialami oleh mereka yang mengalami obesitas, tapi juga pada mereka yang berbadan kurus dan terlihat segar.

Maka penting rasanya untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam darah.

Selain penanganan medis, terapi alternatif atau suplemen yang aman dan efektif dapat membantu pasien hiperkolesterolemia.

Berlokasi di Rumah Sakit Umum Hasan Sadikin Bandung, Dr. Kusnandar Anggadiredja, MSc, PhD dan timnya merekrut 41 dari 50 peserta hiperkolesterolemia secara acak antara Agustus 2016 dan Maret 2018 untuk menyelesaikan studi klinis.

Baca Juga: Tolak Gerebek Rumah, Nikita Mirzani Minta Bayaran Setimpal dari Atta Halilintar

Produk yang diuji adalah produk terlaris Unicity yaitu, BiosLife-C yang mengandung 4 gr serat larut dan 0,5 gr serat tidak larut per sajian serta sejumlah vitamin penting lainnya.

Hasil utama yang diukur adalah kadar LDL dan hasil sekunder, antara lain: HDL, TG, TC, and ApoB.

Semua hasil diukur pada awal uji klinis dan minggu keempat setelah selesainya periode uji klinis.

Setelah menjalani diet rendah lemak 6 minggu dengan saran ahli gizi, setiap peserta studi uji klinis mengonsumsi BiosLife-C atau produk plasebo selama 4 minggu.

Pada minggu pertama, peserta dari kedua kelompok tersebut memiliki kadar LDL yang sama (142 ± 15.7 vs. 143 ± 19.3 mg/dL).

Baca Juga: Kepergok Liburan Bareng di Bali, Mbak You Sebut Luna Maya Dapat Dukungan Keluarga Besar

Setelah 4 minggu percobaan, peserta dari kelompok yang mengonsumsi BiosLife-C menunjukkan penurunan kadar LDL sebesar 17.25 ± 22.26 mg/dL.

Penurunan kadar LDL ini disertai dengan perbaikan total kolesterol dan ApoB, tanpa menimbulkan efek buruk pada konsentrasi HDL dan TG.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi serat-multivitamin memiliki potensi untuk digunakan sebagai terapi pendamping obat-obatan untuk mengontrol hiperkolesterolemia.(*)

Artikel ini pernah tayang di Nova.id dengan judul Kolesterol Tinggi Usai Lebaran? Begini Cara untuk Menurunkannya