Find Us On Social Media :

Liburan Keluarga Berujung Maut! Terpeleset dari Gendongan Kakeknya, Balita Perempuan Ini Terjatuh dari Ketinggian 150 Kaki

By Ruhil Yumna, Selasa, 9 Juli 2019 | 14:25 WIB

Liburan Keluarga Berujung Maut! Terpeleset dari Gendongan Kakeknya, Balita Perempuan Ini Terjatuh dari Ketinggian 150 Kaki

Laporan Wartawan Grid.ID, Ruhil I. Yumna

Grid.ID - Malang nian nasib bocah balita ini.

Lantaran tak sengaja terlepas dari gendongan kakeknya, bayi lucu ini tewas tenggelam.

Bayi tersebut tewas karena terjatuh dari kapal pesiar yang keluarganya tumpangi.

Baca Juga: Niat Pakai Google Maps Agar Tak Tersesat, Seorang Pria Asal Surabaya Justru Nyaris Temui Maut Gara-gara Diarahkan Terjun ke Jurang

Melansir dari Mirror, bayi malang bernama Chleo itu masih berusia 18 bulan.

Naasnya, sang ibu Kimberley Schultz Wiegand bahkan mendengar langsung teriakan kesakitan sang putri saat terjatuh dari kapal pesiar.

Balita itu tewas setelah terjatuh dari ketinggian 150 kaki dan terbentur oleh beton.

Baca Juga: Berkali-kali Alami Kecelakaan Maut Saat Liburan di Luar Negeri, Boy William Mengaku 3 Kali Nyaris Meninggal

Sang kakek, Salvatorre Anello, yang menggendongnya saat kejadian mengatakan pada polisi bahwa ia kehilangan cucunya yang jatuh.

Cucunya tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit namun tidak dapat diselamatkan.

Kapal pesiar yang mereka tumpangi adalah Freedom of the Seas.

Baca Juga: Bak Firasat, Rafi Tak Mau Ikut Liburan dan Minta Pulang Duluan Sebelum Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kapal itu tengah berlabuh di dermaga Pan American II di San Juan, Puerto Riko.

Guna mengetahui penyebab kematian sang balita, pihak kepolisian mengidentifikasi ayah sang balita, Alan Wiegand.

Para penumpang lain di kapal pesiar itu mengungkapkan, mereka mendengar langsung rintihan tangis sang orang tua.

Baca Juga: Terungkap Kondisi Terakhir Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Sebelum Mengaku Hendak Dibunuh Sopir, Merasa Diikuti dan Tak Disenangi Rekan Kerja 

"Kami mendengar teriakan keluarga itu, karena kami tak jauh dari kelurga korban," ungkap mereka.

"Teriakan tangis kepedihan itu terdengar sangat menyakitkan," tambah meraka.

Keluarga korban sendiri saat itu tengah dalam masa liburan bersama ke Indiana.

Baca Juga: Bak Pertanda, Rekan Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali, Daryono Sempat Rasakan Keanehan Saat Korban Mendadak Ingin Mudik

Mereka menikmati perjalanan liburan mereka dengan menaiki kapal pesiar Freedom of the Seas yang dioperasikan oleh Royal Caribbean.

Pihak kepolisian yang menangani tragedi itu menyampaikan rasa belasungkawanya.

"Departemen Kepolisian South Bend menyampaikan rasa belasungkawa yang tulus kepada Alan Wiegand dan keluarganya selama masa sulit ini menyusul kehilangan tragis anak mereka saat berada di Puerto Riko," ucap mereka.

Baca Juga: Mengaku Diancam hingga Nekat Serang Sopir, Penumpang Bus di Kecelakaan Maut Tol Cipali Akan Diperiksa Kejiwaannya

"Kami meminta masyarakat untuk berdoa bagi seluruh keluarga Wiegand di masa mereka berkabung ini dan meminta untuk menghormati privasi mereka," tambah mereka.

Polisi mengatakan, mereka percaya insiden itu terjadi murni karena sebuah kecelakaan.

Namun penyelidikan atas kematian masih berlangsung.

Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Maut Tol Cipali yang Tewaskan 12 Orang, Penumpang Serang Sopir Bus karena Merasa Akan Dibunuh Usai Dengar Percakapan Telepon!

"Polisi sekarang telah meluncurkan penyelidikan dan sedang menyelidiki CCTV kapal," ungkap Elmer Román, dari Departemen Keamanan Publik setempat.

(*)