Find Us On Social Media :

Reni Ungkap Keanehan Saat Mengandung Amel, Bocah 2 Tahun yang Memiliki 4 Warna Bola Mata: Dua Bulan di Kandungan Tidak Bergerak!

By Arif Budhi Suryanto, Jumat, 6 September 2019 | 13:58 WIB

Reni Ungkap Keanehan Saat Mengandung Amel, Bocah 2 Tahun yang Memiliki 4 Warna Bola Mata: Dua Bulan di Kandungan Tidak Bergerak!

Ketika menjelang kelahiran pun Reni mengaku tidak merasa sangat mulas seperti orang kebanyakan.

"Awalnya kaget. Malah saat lahir, tepatnya di usia dua bulan, warna matanya putih, sampe sempet dikira buta. Tapi saat dicek ke puskesmas, kondisinya normal," ujarnya lagi.

Baca Juga: Viral, Bocah Perempuan Asal Bandung Ini Punya Warna Bola Mata yang Berubah-ubah, Siang Abu-abu Kebiruan Malam Berwarna Hitam

Bahkan saat menginjak usia satu tahun, mata Amelia dapat berubah warna sewaktu-waktu.

"Mulai berubah-ubah warna itu di usia Amel satu tahun. Sekarang ada empat warna. Kadang biru, hitam, cokelat, dan abu-abu," terang Reni saat ditemui di kediamannya di ampung Sukamanah, Wates, Kota Bandung.

Meski begitu, Reni dapat memastikan kalau saat hari sudah malam, warna mata Amel akan berubah menjadi hitam.

Baca Juga: Setiap Hari Main Game Online di Kegelapan, Seorang Wanita Alami Hal Mengerikan saat Membuka Mata

Sedangkan bola mata yang berwana coklat, menurut Rina, jarang terlihat karena yang sering terlihat adalah warna bola mata abu-abu dan biru.

Keunikan Amel tidak sampai di situ, warna rambut Amel juga ternyata dapat berubah-ubah.

Menurut keterangan dari Tribunnews, rambut Amel sering berubah warna dari hitam ke coklat dan keemasan.

Baca Juga: Terawang Penyebab Tol Cipularang Kerap Telan Korban Jiwa, Mbak You: Yang Ingin Kaya Kebanyakan Menumbalkan Manusia!

Amel sendiri dalam kesehariannya dikenal sebagai bocah yang sangat aktif.

Hanya saja Reni merasa heran karena Amel yang sudah berusia dua tahun belum bisa berjalan dengan sempurna.

"Sejak bangun pagi sampai malam mau tidur, ya terus bergerak, aktif terus enggak mau diem. Normal aja kaya anak kecil gitu, meski jalannya harus ada pegangan," kata Reni.

(*)