Find Us On Social Media :

Blak-blakan! Krisyanto Akui di Tahun 2002 Band Jamrud Sudah Dapat Honor Rp 150 Juta Sekali Manggung

By Nesiana Yuko Argina, Minggu, 15 September 2019 | 15:12 WIB

Krisyanto saat ditemui di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2019).

Laporan Wartawan Grid.ID, Nesiana Yuko Argina

Grid.ID - Generasi tahun 1990-an pastinya tidak asing dengan band Jamrud.

Hampir semua lagunya ngehits dan cukup enak didengarkan bahkan hingga saat ini.

Nah, baru-baru ini sang vokalis, Krisyanto, ngobrol bareng Gofar Hilman tentang karier dari band Jamrud itu sendiri.

Baca Juga: Calonkan Diri Jadi Bupati Pandeglang, Krisyanto Jamrud Maju di Jalur Independen Biar Bisa Leluasa Protes

Momen itu terekam dalam tayangan video NGOBAM (Ngobrol Bareng Musisi) di kanal YouTube Gofar Hilman, Minggu (15/9/2019).

Dalam video berdurasi 36 menit itu, Krisyanto membongkar honor manggung bandnya di tahun 2000-an yang terbilang fantastis loh.

Bagaimana tidak, di saat semua musisi berjuang dengan kesulitan dalam penjualan album fisik, band Jamrud justru berhasil meraih penjualan album paling tinggi.

Baca Juga: Cerita Vokalis Jamrud Krisyanto yang Ikut Menjadi Korban Tsunami Banten: Orang pada Berlarian Sambil Teriak

Ya, album Ningrat meledak di pasaran dan meraup keuntungan yang luar biasa besar untuk band rock tersebut.

"Kabarnya tahun 2002, Jamrud honor manggungnya udah Rp 150 juta, bener gak?" tanya Gofar.

Krisyanto membenarkan, "Iya. Betul".

Baca Juga: Selamat dari Tsunami Banten, Krisyanto Vokalis Jamrud : Aku Lari ke Dataran Tinggi!

"Tahun 2002 loh, honor manggung udah Rp 150 juta. Karena album Ningrat meledak ya?" ujar Gofar.

"Iya. Album Ningrat terjual 2,5 juta copy," jelas Krisyanto.

"Karena di era tahun 2000 itu menjual (kaset atau CD) dengan jumlah seperti itu untuk musik rock terbilang susah," imbuhnya.

Baca Juga: Viral Usai Pukau Juri The Voice Jerman, Claudia Emmanuela Santoso Asal Cirebon Curi Perhatian Rossa hingga Baim Wong

"Jual 200 ribu keping aja udah susah. Nah saat itu Jamrud menggebrak dengan penjualan terbanyak di Indonesia," lanjutnya.

"Jamrud juga dapat piala AMI Award pertama kali (karena itu). Sampai sekarang sudah 5 kali dapat AMI Award," sambungnya.

Kendati demikian, diakui Krisyanto jika untuk era saat ini terbilang susah mendapatkan kembali kejayaan seperti pada masa itu.

Baca Juga: Sengaja Bikin 'Cacat' Gitar Kesayanganya, Virgoun Punya Alasan Khusus

Terlebih semua serba digital, sementara banyak musisi masih mempertahankan karyanya dalam bentuk fisik baik kaset ataupun CD.

"Tapi era sekarang agak susah sih sebenernya. Karena dulu era-eranya masih tetap murni penjualan fisik ya, kaset, CD," ungka Kris.

"Kalau sekarang eranya udah susah," tandasnya.

Baca Juga: Dua Pekan Sebelum Manggung di SKF Indonesia, Tiffany Young SNSD Ungkap Menderita Skoliosis!

Gofar menimpali, "Karena album fisik merupakan pencapaian terbesar dari sebuah musisi ya?"

"Iya betul, betul. Kita sangat-sangat excited kalau album kita sudah keluar berupa CD dan kaset," pungkas Kris.

(*)