Find Us On Social Media :

Dulunya Jadi Korban Pencabulan, Guru Agama Ini Kini Malah Menjadi Pelaku Pencabulan Sepuluh Anak Laki-laki di Bawah Umur

By Arif Budhi Suryanto, Rabu, 25 September 2019 | 14:56 WIB

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana memperlihatkan bukti kasus pencabulan sepuluh anak di bawah umur.

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Seorang oknum guru agama di salah satu Sekolah Dasar (SD) di kota Banjar, Jawa Barat, diamankan polisi.

Hal tersebut berkaitan dengan aksinya yang telah mencabuli sepuluh anak laki-laki di bawah umur.

"Kami telah mengungkap kasus kekerasan terhadap anak, pencabulan," kata Kapolres Banjar, Ajun Komisaris Besar Yulian Perdana saat konferensi pers di Aula Mapolres, Rabu (25/09/2019).

Baca Juga: Turut Apresiasi Mahasiswa yang Turun Berdemo Lewat Tweet, Cuitan Sherina Munaf Tuai Sambutan Hangat Netizen : Jangan Kemana-mana Kak, Tetap Bersama Kami

Tersangka adalah HA (43) yang berprofesi sebagai guru honorer mata pelajaran agama di salah satu Sekolah Dasar di daerah Pataruman.

"Tersangka adalah guru honorer Sekolah Dasar di daerah Pataruman," lanjutnya.

Melansir dari Kompas.com, terungkapnya kasus ini berkat laporan dari salah dua korban yang berusia enam dan tujuh tahun.

Dengan mengiming-imingi gratis service ponsel, tersangka mencabuli korban-korbannya di konter miliknya yang berada di daerah Pataruman, kota Banjar.

"Diiming-imingi diberikan servis HP gratis di konter tersangka," kata Yulian.

Baca Juga: Bikin Mahasiswa Pekikkan Hidup TNI!, Ini yang Dilakukan Personel TNI AD Saat Diminta Lepas Atribut Ketika Duduk Bersama, Rompi Anti Peluru Jadi Bukti Perdamaian

Telisik punya selisik, pelaku HA dulunya juga merupakan korban pencabulan keluarga dekatnya sendiri.