Find Us On Social Media :

Viral Video Siswi SMA Kalimantan Barat Dibully Kakak Kelasnya, Korban Menahan Tangisnya Saat Disiram Air Bercampur Ludah

By Agil Hari Santoso, Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:36 WIB

Viral Video Siswi SMA Kalimantan Barat Dibully Kakak Kelasnya, Korban Menahan Tangisnya Saat Disiram Air Bercampur Ludah

 

Grid.ID - Kasus bullying atau perundungan kembali terjadi di lingkungan pendidikan Indonesia.

Kali ini, seorang siswi SMA di Kalimantan Barat menjadi korban bully.

Video saat siswi SMA itu dibully, bahkan menjadi viral dan membuat heboh warga Kalimantan Barat.

Baca Juga: Sang Cewek Masih Pakai Seragam Sekolah, Video Mesum Pelajar SMK di Pangandaran ini Gegerkan Jagat Maya

Berdasarkan penulusuran Grid.ID, video bully yang menimpa siswi SMA itu pertama kali diunggah di platform media sosial Facebook.

Akun Facebook @Yanti VrajTu ZhoThii merupakan yang pertama kali mengunggah video tersebut.

Setidaknya ada dua buah video singkat yang diunggah oleh akun Facebook @Yanti VrajTu ZhoThii pada Senin (21/10/2019) kemarin.

Pada video pertama yang berdurasi 23 detik, terdengar suara seorang gadis berseragam SMA yang tengah meludah ke dalam gelas.

Baca Juga: Pergoki Siswanya Merokok di Jam Sekolah. Guru Agama di Manado Tewas Ditikam Muridnya yang Terpengaruh Miras

Gelas yang berisi air bercampur ludah itu, lantas ia siramkan ke seorang perempuan yang duduk di depannya.

"Mantap," begitu kata-kata yang terdengar dari dalam video, diduga diucapkan oleh salah seorang perundung.

Disiram dengan air bercampur ludah, sang perempuan malang itu hanya diam saja.

Baca Juga: Kerja Bareng Happy Salma, Inilah Sosok Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim, Pendiri Gojek yang Digadang-gadang Jadi Menteri Jokowi

Pada video kedua yang berdurasi 50 detik, korban tampak diolesi sesuatu.

Tak jelas terdengar yang diucapkan oleh si perundung, namun korban tampak terisak mendengarnya.

"Enggak mau kak, janji," hanya kata itu yang diucap korban.

Sesekali, korban juga tampak mengusap matanya sembari terisak menahan tangisnya.

Baca Juga: Mimpi Jadi Nyata, Kisah Anak Mantan TKW yang Berhasil Jadi Menteri Jokowi, Pergi ke Jakarta Bermodal Uang Rp 8 Ribu dan Terpaksa Tidur Berbantalkan Buku

"Gimana kalau adik kalian di bully seperti ini? apa kalian terima. Pastinya ngak kan. Tapi gak apa-apa, hukum tabur tuai selalu ada.

"Karna kejahatan itu harus dibalas dengan kebaikan, Tuhan ngak tidur kok,Tuhan tau semuanya," tulis sang pengunggah video.

Video ini langsung viral dengan ratusan komentar, bahkan sampai mendapat perhatian khusus dari kepolisian setempat.

Baca Juga: Duduk Sendirian Sambil Tenteng Tas Berisi Baju, Seorang Ibu Ditelantarkan Anak Kandung di Depan Toko Kelontong, sang Anak Menghardik Kejam: Aku Tak Mau Merawatnya lagi!

Akun Facebook resmi Humas Polres Sintang @Pnc Polres Sintang turut memberikan tanggapannya di kolom komentar video viral tersebut.

"Halo selamat sore, mohon ijin terkait postingan saudara tersebut.

"Mohon segera di hapus agar tidak di manfaatkan oleh oknum yg tidak bertanggung jawab.

"Terkait postingan saudara diatas, alangkah baiknya saudara laporankan saja ke pihak yang berwajib dan membawa bukti yang ada atau menyelesaikan secara kekeluargaan.

"Untuk teman-teman, yang sudah mendapatkan postingan tersebut mohon cukup sampai di Anda, jangan dibagikan lagi. Terima kasih," tulis Humas Polres Sintang.

Baca Juga: Tangis Ibunda Pecah, Anaknya yang Hampir Tamat Pendidikan Menengah Justru Meninggal Dunia : Kami Menitipkan Anak untuk Dididik!

Ternyata, kasus bullying seperti yang terekam di video viral tersebut memang benar terjadi.

Mengutip Tribun Pontianak, kasus bulyying itu menimpa seorang siswi SMA N 1 Sintang, Kabupateng Sintang, Kalimantan Barat.

Waka Kesiswaan SMA N 1 Sintang Dasmawati, juga telah membenarkan video viral tersebut.

Baca Juga: Balita 2 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Kandung dengan Luka Benjol di Kepala, Tetangga Mengaku Dengar Suara Benda Terjatuh dari Rumah Pelaku

Namun Dasmawati mengatakan, kasus bullying tersebut sudah terjadi bahkan sebelum videonya viral.

“Terkait video yang beredar itu, benar anak SMAN I Sintang, tapi memang itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan, oleh keluarga sendiri dan pihak sekolah.

“Kami datangkan orangtuanya, kami datangkan anaknya. Jadi kesimpulannya, permasalahan itu sudah selesai,” ucap Dasmawati.

Dasmawati memastikan, video tersebut tak direkam di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Sudah Ada Sejak 2000 Tahun Silam, Inilah Sejarah Halloween yang Terjadi Ketika Batas Dunia Orang Hidup dan Mati Terbuka dan Para Arwah Kembali ke Bumi

Selain itu, Dasmawati mengatakan peristiwa perundungan sudah terjadi sejak tanggal 10 Oktober lalu.

Ia pun mengaku heran kenapa video bullying itu diviralkan lagi.

Baca Juga: Kesetanan Lihat Kucing Kesayangannya Dibunuh, Wanita Ini Mutilasi Teman Sekosnya Jadi Potongan Kecil Lalu Memasukkannya ke Kresek dan Membakarnya

“Bukan di sekolah. Kebetulan dia ndak ganti pakaian, udah siang kejadian itu, tanggal 10, sudah lama.

"Dan sudah selesai secara kekeluargaan, kemudian diviralkan lagi.

"Sangat disayangkan video itu viral, padahal udah selesai," tutupnya. (*)