Find Us On Social Media :

Meninggal Saat Berlayar, Jenazah Seorang Pelaut Sulawesi Selatan Dibuang ke Laut, Begini Reaksi Keluarga di Baraka Enrekang

By Novia, Senin, 20 Januari 2020 | 12:01 WIB

Pelaut asal Enrekang, Alfatah, dilaporkan meninggal di atas kapal dan jenazahnya dibuang di laut -

Laporan Wartawan Grid.ID, Novia Tri Astuti

Grid.ID - Pelaut asal Baraka Enrekang, Sulawesi Selatan dikabarkan meninggal dunia dan jenazahnya dihanyautkan ke laut.

Informasi mengenai pelaut bernama Alfatah ini telah beredar luas ke media sosial facebook dan Instagram.

Alfatah dilaporkan meninggal di atas kapal saat dirinya tengah bertugas.

Menurut informasi yang dilansir, Anak Buah Kapal (ABK) asal Dusun Banca, Desa Bontongan, Kecamata Baranka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan itu meninggal dikarenakan sakit.

Baca Juga: Bukan Papa, Ajun Perwira Ungkap Nama Panggilan yang Diberikan Anak Tirinya dari Jennifer Jill yang Berusia 1 Tahun Lebih Tua Darinya

Berdasarkan surat dari Direktorat Jendral Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI yang telah beredar di media sosial, Alfatah disebutkan meninggal setelah sakit dan tak kunjung membaik.

Dalam surat itu, disebutkan sakit yang dialami Alfatah adalah kaki serta wajahnya bengkak, ia juga mengalami nyeri di bagian dada dan napas pendek.

Sementara itu, keadaan meninggalnya Alfatah disebutkan saat sedang bertugas melaut pada 18 Desember 2019 lalu.

Mulanya kapten kapal sempat memberikan Alfatah obat, namun keadaannya tak kunjung membaik.

Baca Juga: 66 Tahun Berkarier di Industri Musik, Penyanyi Legendaris Ivo Nilakreshna Akan Gelar Konser

Pada tanggal 27 Desember 2019 pukul 13.30 waktu setempat, Alfatah dipindahkan ke Kapal Long Xing 802 yang akan berlabuh di Samoa (sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik) lalu dibawa ke rumah sakit.

Namun sayang, Alfatah meninggal setelah delapan jam dipindahkan ke kapal tersebut.

Karena untuk menuju dataran masih sangat jauh, awak kapal mengkhawatirkan adanya penyakit menular yang bisa menjangkit kru lainnya.

Kapten kapal pun akhirnya memutuskan untuk membuang jenazah Alfatah ke laut tanpa sepengetahuan agen.

Baca Juga: Ganti Kebiasaan Minum Kopi dengan Air Jahe, Wanita ini Kaget dengan Perubahan Tubuhnya

Saat dikonfirmasi Tribun Enrekang Minggu (19/1/2020) kabar tersebut juga dibenarkan oleh pihak keluarga almarhum, Khairil.

Khairil mengatakan, pihak keluarga telah menerima informasi resmi dari kementerian, terkait peristiwa yang menimpa sepupunya.

Mengetahui kabar tersebut Khairil juga menyampaikan pihak keluarga telah menyolatkan jenazah untuk almarhum.

"Iya kak, jelas itu infonya. Dia betul (Alm Alfatah), bahkan kemarin sudah salat jenazah di kampung," ujarnya.

(*)