Find Us On Social Media :

Kerajaan Inggris Kepergok Sertakan Situs Dewasa Tiongkok pada Informasi Badan Amal Pangeran Harry, Sengaja atau Diretas?

By Mia Della Vita, Selasa, 18 Februari 2020 | 14:13 WIB

Kerajaan Inggris Kepergok Sertakan Situs Porno Tiongkok pada Informasi Badan Amal Pangeran Harry, Sengaja atau Diretas?

Baca Juga: Menyesal Belum Sempat Penuhi Janjinya Sebelum Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Farah Quinn Luapkan Duka Atas Kepergian Suami BCL: Terakhir Janjian Main Golf Bareng

Tak lama setelah berita ini beredar, Kerajaan Inggris tampaknya langsung memperbaiki website mereka.

Kini situs Kerajaan Inggris sudah benar menyertakan tautan website Dolen Cymru yang sebenarnya.

Badan amal Dolen Cymru sendiri diketahui berjalan di bawah pengawasan Pangeran Harry.

Baca Juga: Ungkap Rasa Kehilangan Atas Meninggalnya Ashraf Sinclair, Ratna Galih: Thank You Ashraf untuk Semua Kebaikan yang Lo Tebar Selama Hidup..

Pangeran Harry dinobatkan sebagai pelindung organisasi amal milik Kerajaan Inggris itu pada 2007 setelah berkunjung ke Lesotho pada 2004.

Ketika dipercayai sebagai pelindung badan amal itu, Pangeran Harry mengaku sangat bangga.

"Aku sangat bangga dikaitkan dengan Dolen Cymru."

Baca Juga: Sukses Jadi Aktor dan Pengusaha, Mendiang Ashraf Sinclair Ternyata Akrab dengan Warga Sekitar dan Jadi Donatur Yayasan!

"Pekerjaan yang dilakukan organisasi ini dalam membantu lembaga dan individu di Wales untuk menjalin hubungan dan membina persahabatan dengan rekan-rekan mereka di Lesotho sangat berharga."

"Aku tahu dari pekerjaanku sendiri di Lesotho bahwa betapa pentingnya hubungan semacam itu," ungkapnya kala itu sebagaimana dikutip dari Metro.uk, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga: Kunjungi Rumah Duka, Daniel Mananta Kenang Momen Terakhir Bareng Ashraf Sinclair

Sementara itu, Pangeran Harry sendiri kini telah mengundurkan diri sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris.

Sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut, Pangeran Harry harus melepaskan semua pekerjaannya di Kerajaan Inggris.

Itu artinya Pangeran Harry tidak akan lagi bekerja atas nama keluarga kerajaan Inggris.

Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle telah mantap untuk memulai hidupnya di Kanada, Amerika Utara. (*)