Find Us On Social Media :

Hasrat Membunuh Tak Terbendung Gara-gara Suka Nonton Film Horor, Siswi SMP Cekik Leher Bocah 5 Tahun Hingga Tewas dan Simpan Mayatnya di Lemari, KPAI: Anak adalah Peniru Ulung!

By Arif Budhi Suryanto, Selasa, 10 Maret 2020 | 14:48 WIB

Hasrat Membunuh Tak Terbendung Gara-gara Suka Nonton Film Horor, Siswi SMP Cekik Leher Bocah 5 Tahun Hingga Tewas dan Simpan Mayatnya di Lemari, KPAI: Anak adalah Peniru Ulung!

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Seorang siswi SMP di Jakarta Pusat berinisial NF (15) nekat mencekik teman bermain adiknya sendiri yang masih berusia 5 tahun lantaran didorong hasrat membunuh yang sudah tak terbendung.

Kabar ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

"Memang tersangka ini punya hasrat untuk membunuh orang, tapi saat hari itu dia sudah tidak bisa menahan lagi," ungkap Yusri, seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Baca Juga: Mirip dengan Remaja Bunuh Balita di Sawah Besar, 2 ABG Rencanakan Pembunuhan Mengerikan Terhadap Sahabat Demi Buktikan Sosok Slender Man

Bahkan, lanjut Yusri, pelaku tidak hanya memiliki hasrat untuk membunuh orang saja.

Namun pelaku juga gemar membunuh hewan-hewan tanpa alasan yang jelas.

Kebiasaan ini sudah sering dilakukan pelaku sedari kecil.

Baca Juga: ABG Berusia 15 Tahun Mengaku Puas Usai Bunuh Bocah 5 Tahun, Diduga Terinspirasi dari 2 Film Horor Ini

"Sejak kecil pelaku senang bermain dengan binatang dan membunuh binatang dengan gampang," ungkap Yusri lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan pelaku, aksi pembunuhan yang ia lakukan ini terinspirasi dari film horor yang kerap ditontonnya bersama korban berinisial APA.

"Tersangka ini sering menonton film horor, salah satunya Chucky," kata Yusri.

Baca Juga: Kerajaan Bisnisnya Menggurita Hingga Sanggup Ajak Karyawannya Keliling Dunia, Raffi Ahmad Ternyata Tak Pernah Punya Keinginan Jadi Artis : Gua Mah Dulu Bercita-Cita Jadi Dokter Kandungan!

"Dia senang menonton film horor itu, itu memang hobinya," lanjutnya.

Dan malangnya, korban APA lah yang saat itu berada di rumah pelaku ketika hasrat membunuhnya muncul.

Korban yang saat itu sedang berkunjung ke rumah tersangka lantas ditenggelamkan dalam bak mandi dan dicekik hingga tewas.

Baca Juga: Raffi Ahmad Izin Poligami, Nagita Slavina Beri Jawaban Mengejutkan Sampai Menitikkan Air Mata

Pelaku sendiri sempat kebingungan saat hendak membuang mayat korban hingga akhirnya disimpan semalaman dalam lemari.

Respon KPAI

Menanggapi kasus ini, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti pun angkat bicara.

Menurut Retno, adegan dalam sebuah film bisa memengaruhi perilaku anak-anak yang menontonnya.

Baca Juga: 2 Putrinya Jalani Operasi, Brad Pitt Rela Tinggalkan Ajang BAFTA demi Temani Angelina Jolie Urus Anak di Rumah Sakit

Hal ini karena anak-anak sendiri memiliki sifat meniru.

"Anak adalah peniru ulung dari apa yang dia lihat langsung di lingkungannya, atau dia lihat melalui tayangan di televisi dan film," terang Retno seperti yang dilansir dari Tribunnews.com.

Meski motif pembunuhan yang dilakukan siswi SMP terhadap bocah 5 tahun ini belum tentu murni dari adegan film horor yang ditontonnya.

Baca Juga: Karen Pooroe Ungkap Arya Satria Claproth Sempat Minta Agar Kasus Kematian Zefania Carina Tidak Dibesar-besarkan

"Dampak tayangan tersebut bukanlah faktor tunggal, bisa saja ada faktor lain yang memicu perilaku tersangka," terang Retno lebih lanjut.

Oleh karena itu, Retno meminta orang tua mulai dari sekarang mengawasi apa yang ditonton anaknya.

"Di sinilah pentingnya para orang tua untuk melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap apa yang ditonton anak-anak mereka, baik melalui televisi maupun aplikasi YouTube."

"Mengingat mayoritas anak sudah memiliki telepon genggam," tandas Retno.

(*)