Find Us On Social Media :

Sebut Corona dengan Istilah Virus China, Donald Trump Diprotes

By None, Rabu, 18 Maret 2020 | 11:25 WIB

Dokter Gedung Putih Tak Karantina Donald Trump Usai Pertemuannya dengan Presiden Brasil yang Positif Virus Corona, Orang Nomor 1 di Amerika Ini Sempat Abaikan Larangan Berjabat Tangan

Grid.ID -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diprotes lantaran pakai istilah 'Virus China' saat menyebut virus corona.

China pada Selasa (17/3/2020) menyatakan penolakan keras terhadap penggunaan istilah “virus China” oleh Presiden Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan bahasa yang digunakan Trump itu menstigmatisasi China.

Baca Juga: Daniel Mananta Sampai Minta Ini ke Jokowi Setelah Unggah Kata-Kata Donald Trump di Instagramnya untuk Redam Kepanikan Akibat Virus Corona

Dalam cuitannya di Twitter hari Senin (16/3/2020), Trump menulis, “Amerika Serikat akan dengan kuat mendukung industri-industri, seperti maskapai penerbangan dan lain-lainnya, yang terutama terdampak oleh Virus China.”

Pekan lalu, Trump membagikan cuitan orang lain yang menyebut virus corona itu sebagai “Virus China.”

Baca Juga: Dukung Imbauan Pemerintah Untuk Cegah Corona, Akses Aplikasi Belajar Kini Bebas Kuota Internet

Sewaktu ditanya pada dengar keterangan di Kongres apakah “benar-benar keliru dan tidak patut” bagi presiden menggunakan kata-kata itu, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) Roberet Redfield mengatakan, “Ya.”

“China adalah fase pertama. Korea dan Iran fase kedua, dengan Italia, kini di seluruh Eropa,” kata Redfield.

Baca Juga: Dokter Lansia di Jakarta Ini Akui Rela Mati Demi Selamatkan Pasien Corona: Saya Mati Juga Nggak Papa, Tua Masih Bisa Melakukan Hal Berguna

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut virus corona baru itu sebagai virus COVID-19.

Dalam mengumumkan nama itu, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan menetapkan nama virus itu “penting untuk mencegah penggunaan nama-nama yang tidak tepat atau menstigmatisasi.”