Find Us On Social Media :

Suara Gubernur Anies Baswedan Bergetar Saat Bahas 283 Jasad yang Dibungkus Plastik dan Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

By None, Selasa, 31 Maret 2020 | 17:03 WIB

DKI Jakarta Jadi Provinsi Terbanyak Pasien Positif Virus Corona, Suara Gubernur Anies Baswedan Bergetar Saat Bahas 283 Jasad yang Dibungkus Plastik dan Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

Grid.ID - Pandemi covid-19 atau virus corona hingga saat ini masih menjadi konsentrasi pemerintah.

Pasalnya, jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia per 31 Maret 2020 telah mencapai 1.528.

Jumlah korban meninggal dunia akibat virus corona juga meningkat dan kini sudah menyentuh angka 136 orang.

Baca Juga: Bantu Karyawan yang Terkena Dampak Virus Corona, Disney Potong Gaji Para Eksekutif hingga 100 Persen!

Meski begitu, setidaknya ada 81 orang dinyatakan sembuh dari virus ini.

Dari seluruh provinsi di Indonesia, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak positif covid-19.

Suara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendadak bergetar saat ia menyampaikan data mengenai jumlah korban meninggal dunia yang harus dimakamkan sesuai protokol pemulasaran jasad pasien covid-19.

Baca Juga: 4 Tahun Lalu Disebut-sebut Ceraikan Suami Karena Kasus Penipuan, Eddies Adelia Kini Rujuk dan Nekat Nikahi Sang Mantan Saat Pandemi Virus Corona: Saya Juga Nggak Nyangka

Anies menyebutkan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mencatat 283 jasad dikebumikan kurang dari 4 jam selepas wafat, dibungkus plastik, menggunakan peti, dan petugas pemakamannya mengenakan alat pelindung diri (APD).

Data itu dicatat dalam kurun waktu tak sampai sebulan, yakni pada rentang 6-29 Maret 2020.

"Ini menggambarkan bahwa situasi di Jakarta terkait dengan Covid-19 amat mengkhawatirkan,"

"Karena itu saya benar-benar meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta, jangan pandang angka ini sebagai angka statistik," ujar Anies dalam konferensi pers di Bakaikota, Senin (30/3/2020).

Baca Juga: Pertaruhkan Nyawa saat Jadi Garda Terdepan Lawan Virus Corona, Para Tenaga Medis Tetap Salat dengan APD Lengkap, Teuku Wisnu: Semoga Allah Ganti Segala Pengorbanan...

"(Data) 283 itu bukan angka statistik. Itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat... Yang bulan lalu bisa berkegiatan..." imbuh dia, dengan suara bergetar.

"Mereka punya anak, mereka punya istri, mereka punya saudara, dan ini semua harus kita cegah pertambahannya."

Anies mengatakan, belum tentu semua jasad yang dimakamkan itu merupakan pasien Covid-19, sebagian mungkin masih berstatus suspect (dicurigai) Covid-19.

Hal ini dikarenakan belum dites atau hasil tes belum rilis saat meninggal.

Baca Juga: Dipersunting Pengusaha Batu Bara, Bella Shofie Boyong Anak dan Suaminya Menyepi di Sebuah Pulau untuk Isolasi Diri Demi Hindari Virus Corona

Keadaan tadi, menurut dia, menunjukkan bahwa kondisi Jakarta sebagai pusat pandemi Covid-19 di Indonesia masih amat mengkhawatirkan.

Berangkat dari sana, Anies meminta warga DKI Jakarta serius melakukan pembatasan aktivitas, atau yang dikenal sebagai physical atau social distancing.

Ia meminta warga Jakarta lebih disiplin untuk tinggal di rumah.

Baca Juga: Putri Kajol Dikabarkan Dilarikan ke Rumah Sakit karena Positif Terinfeksi Virus Corona, Ajay Devgan Angkat Bicara!

"Tinggal lah di rumah, disiplin untuk menjaga jarak, lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi tetangga, lindungi semua," kata eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu.

"Jangan sampai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurusi makam ini punya angka yang lebih tinggi lagi,"

"Mari kita ambil tanggung jawab semuanya," lanjut Anies kembali dengan suara bergetar.

Baca Juga: Ingin Bantu Perangi Pandemi Virus Corona, Pangeran William Kabarnya Berencana Kembali Bekerja Jadi Pilot Ambulans Udara

Senin (30/3/2020), Pemprov DKI Jakarta merilis total terdapat 701 pasien positif Covid-19, dengan 48 pasien berhasil sembuh namun 67 di antaranya meninggal dunia.

Pemerintah terus menggaungkan instruksi agar warga tetap bertahan di dalam rumah selama pandemi Covid-19 untuk memutus rantai penularan, kecuali terpaksa keluar rumah untuk kebutuhan mendesak.

Warga diminta menjauhi diri dari kerumunan yang dapat mempermudah penularan Covid-19.

Baca Juga: Tidak Ada Syuting Akibat Virus Corona, Nikita Mirzani Andalkan Sisa Duit di Rekening untuk Bertahan Hidup

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suaranya Bergetar Sebut 283 Warga Dimakamkan, Anies: Itu Warga Kita yang Bulan Lalu Sehat"

(*)