Find Us On Social Media :

Warteg di Bandung Sediakan Makan Siang Gratis Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Covid-19

By Novia, Rabu, 8 April 2020 | 15:15 WIB

Spanduk makanan grastis untuk driver ojek online dan pedagang keliling di Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung.

Salah seorang gojek pun mengaku tak menyangka, akan ada donasi berupa makanan gratis ini.

"Wah, enggak sangka dapat makan sore gratis," ujar Hendra Supriatna (36).

"Saya sedang istirahat tuh di warung kopi seberang, tiba-tiba ada yang manggil, 'Kang, sini makan'. Saya awalnya ragu, pas ada tulisan gratis, saya samperin, eh ternyata bener," sambungnya.

Baca Juga: Tak Berhenti Takjub, Panji Petualang Geger Ketemu Ular Berkepala Dua di Riau Sampai Kolektor Tawar Harga Tinggi: Ini Sumpah Unik Banget, di Dunia Mungkin Satu-Satunya yang Berkepala Dua

Selain itu, driver lain bernama Aryanto juga mengaku dalam situasi pandemi corona ini telah berdampak banyak pada dirinya dan teman-temamnya.

Selain sepinya orderan, ia juga jarang mengantarkan orang untuk berpergian seperti sebelumnya.

Ia mengaku pemasukan hariannya kian hari kian sepi namun dengan adanya hal ini sang driver mengaku bersyukur dan dapat mengurangi beban harian dirinya dan teman-teman.

"Sejak wabah corona ini, kerjaan saya melempem. Orderan sepi. Hari ini saja, pagi sampai jam 15.00, baru dapat RP 50 ribu. Biasanya bisa lebih," katanya.

"Kalau makan siangnya ada yang gratis seperti ini, alhamdulillah membantu mengurangi beban."

"Terima kasih yang sudah menyediakan makanan gratis ini dan semoga wabah corona segera berakhir," sambungnya.

Baca Juga: Lika-liku TKI Ilegal asal Indonesia saat Malaysia Lockdown: Sumber Pemasukan Hilang hingga Terpaksa Santap Tikus Bakar Demi Bertahan Hidup

Semantara itu melansir Informasi dari Kompas, Dampak wabah corona di Indonesia diakui sangat di rasakan.

Namun, pihak PT Aplikasi Karya Anak Bangsa Tbk atau Gojek telah memberikan sejumlah dukungan dan keringanan untuk mitra pengendaranya.

"Dalam satu minggu terakhir atau setelah pemerintah mengumumkan Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non-Alam di 14 Maret lalu, kami melakukan berbagai upaya untuk memberikan dukungan kepada mitra driver kami untuk menjaga stabilitas finansial mereka di masa sulit ini," kata Kepala Operasional Office Gojek Hans Patuwo

(*)