Find Us On Social Media :

Sempat Tolak Jalani Perawatan Usai Divonis Kanker Usus, Pemeran Wak Sain 'Dunia Terbalik' Henky Solaiman Meninggal Dunia

By Arif Budhi Suryanto, Jumat, 15 Mei 2020 | 20:49 WIB

Sempat Tolak Jalani Perawatan Usai Divonis Kanker Usus, Pemeran Wak Sain 'Dunia Terbalik' Henky Solaiman Meninggal Dunia

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Dunia hiburan Tanah Air kembali dirundung duka.

Aktor kawakan Henky Solaiman dikabarkan meninggal dunia, Jumat (15/05/2020).

Hal ini diketahui dari unggahan sejumlah sineas Tanah Air, salah satunya Ernest Prakasa.

Baca Juga: Sangat Terpukul Atas Kepergian Henky Solaiman, Mieke Amalia: Semoga Diberikan Tempat Terbaik Disisi-Nya..

Melalui akun Twitter @ernestprakasa, komika yang kini banting setir jadi sutradara itu menyampaikan kabar duka ini.

Ernest pun mengaku sangat terhormat pernah bekerjasama dengan Henky Solaiman.

"Selamat jalan Om Henky Solaiman. Sebuah kehormatan pernah berkarya bersama di film Ngenest dan Susah Sinyal," tulisnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Henky Solaiman Meninggal Dunia

Melansir dari Kompas.com, Henky Solaiman diketahui mengidap kanker usus.

Hal ini diketahui sejak beberapa bulan sebelum dirinya memutuskan untuk rehat dari aktivitasnya dunia hiburan.

"Lima bulan yang lalu dan saya juga sudah sempat bilang ingin mundur."

Baca Juga: Aktor Senior Henky Solaiman Meninggal Dunia, Sederet Sineas dan Selebritis Tanah Air Sampaikan Ucapan Duka: Selamat Jalan Om!

"Apalagi umur saya tahun ini sudah mau 79," ucap Hengky, seperti yang dikutip dari Kompas, 23 Januari 2020 lalu.

Meski divonis mengidap kanker usus, namun Henky Solaiman ternyata menolak untuk mendapatkan perawatan medis.

Pasalnya, ia merasa tidak akan bisa hidup normal lagi setelah operasi atau kemoterapi.

Baca Juga: Sudah Anggap Henky Solaiman Sebagai Kakeknya Sendiri, Tissa Biani Terkejut Sang Aktor Senior Kini Terbaring Lemah karena Kanker Usus: Dia Orangnya Baik, Murah Senyum...

"Disuruh operasi, kemo (terapi) itu sudah biasa, tapi kalau (operasi) dekat rektum, 80 persen sudah pakai kantonglah."

"Enggak bisa disambung lagi, tiga bulan, ya sudah kantong seumur hidup. Ya itu bukan hidup namanya saya bilang, saya nolak operasi, enggak mau kemo," terangnya.

(*)