Find Us On Social Media :

Tubuhnya Berubah Drastis Karena Keganasan Covid-19, Seorang Pria Muda dan Bugar Berbagi Foto Sebelum dan Sesudah Terinfeksi Corona

By Devi Agustiana, Kamis, 21 Mei 2020 | 15:20 WIB

Foto Mike sebelum dan sesudah terkena covid-19.

 

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Seorang perawat yang juga hobi olahraga positif terkena Covid-19.

Dia membagikan foto sebelum dan sesudah memakai respirator dan dirawat karena virus yang mematikan itu.

Adalah Mike Schultz (43), pria asal San Francisco yang mengalami turun berat badan sambil menerima perawatan kritis di bangsal coronavirus rumah sakit Boston selama enam minggu.

Baca Juga: Jauh dari Keluarga Karena Terjebak Pandemi, Tatjana Saphira Mengeluh Kesepian

Sebelumnya, dia tidak memiliki kondisi kesehatan yang buruk dan rutin berolahraga enam hari seminggu,

Kini, ia harus dibius dan diintubasi karena gejalanya memburuk dan paru-parunya penuh dengan cairan.

Tubuhnya menjadi kurus dan sangat lemah, sehingga untuk memegang ponsel saja dia kesulitan.

"Saya sangat lemah. Ini adalah salah satu bagian yang paling membuat frustrasi.”

"Aku tidak bisa memegang ponselku, ini sangat berat. Aku tidak bisa mengetik, karena tanganku bergetar,” kata Mike Schultz.

Baca Juga: Berpesan untuk Tetap Tampil Cantik Meskipun Lebaran di Rumah, Sandra Dewi Beri Peringatan Warganet agar Mulut dan Tangannya Gak Banyak Julid!

Sekarang setelah berminggu-minggu diberi makan melalui tabung, dia bisa mulai makan makanan lagi dan kapasitas paru-parunya perlahan membaik.

Pekan lalu dia memposting ke Instagram, ketika di ruang pemulihan dan membagikan foto bagaimana efek dahsyat yang dialami dari Covid-19 pada tubuhnya ini.

Serta untuk mengingatkan bahwa virus ini benar-benar dapat menjangkit siapa pun.

"Saya tidak berpikir seserius ini sampai setelah hal-hal mulai terjadi," katanya.

"Saya pikir saya masih cukup muda untuk virus ini, dan saya tahu banyak orang berpikir seperti itu juga," jelas Mike Schultz.

Kini, saya ingin menunjukkan itu bisa terjadi pada siapa pun.

Tidak pandang muda atau tua dan memiliki penyakit sebelumnya atau tidak.

Ini bisa memengaruhi siapapun.

Cobaan berat Mike bermula pada bulan Maret ketika dia tiba di Boston melihat rekannya, DJ Josh Hebblethwaite yang berusia 29 tahun.

Baca Juga: Grup Secret Number Sukses Curi Perhatian Fans Global, 'Who Dis?' Masuk Jajaran MV K-Pop Terbanyak Ditonton dalam 24 Jam di Prancis!

Awalnya dia merasa sedikit tidak sehat ketika mereka menghadiri pesta dansa.

Saat itu dia hanya berpikir untuk harus mencuci tangan lebih banyak dan berhati-hati menyentuh wajah.

Dua hari kemudian Mike dan Josh mulai benar-benar sakit demam dan kesulitan bernafas.

Hanya dalam dua hari dari gejala pertamanya, paru-parunya sudah penuh dengan cairan dan mereka bergegas ke rumah sakit.

"Salah satu dokter mengatakan sejak awal, bahwa saya mungkin akan diintubasi, dan itu membuat saya takut,” kata Mike.

Dalam beberapa hari dia dibawa ke rumah sakit yang lebih besar dan diintubasi.

Selama empat minggu, Josh tidak bisa mengunjungi Mike karena kontrol infeksi rumah sakit.

Butuh empat minggu sampai dia membaik dengan kesehatannya dan bisa berbicara lagi.

"Sekitar empat minggu, para perawat cukup baik untuk FaceTime bersamanya," kata Josh.

(*)