Find Us On Social Media :

Tak Lihat Ada Benang Layangan Putus yang Melintang di Tengah Jalan, Leher Seorang Pengendara Motor Tersangkut hingga Uratnya Tersayat dan Putus

By Arif Budhi Suryanto, Sabtu, 13 Juni 2020 | 08:40 WIB

Tak Lihat Ada Benang Layangan Putus yang Melintang di Tengah Jalan, Leher Seorang Pengendara Motor Tersangkut hingga Uratnya Tersayat dan Putus

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Nasib nahas dialami oleh YBS (21), warga Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Solo.

YBS tewas usai lehernya tersangkut benang layang-layang yang putus dan melintang di depan Pos Mojosongo, Jebres, Solo, Kamis (11/06/2020).

Dijelaskan oleh Kasatlantas Polresta Solo Kompol Afrian Setya Permadi, kejadian berawal sekira pukul 14.30 WIB.

Baca Juga: Balita Bocor Jantung di Barito Kuala Tak Dilayani BPJS, Bupati Geram: Tidak Ada Rasa Kemanusiaan, Saya Aja Nangis!

"Semula korban berjalan dari arah selatan ke utara. Saat melaju tersebut, ada benang layangan yang melintang di tengah jalan, itu kemudian menyayat leher korban," terangnya seperti yang dikutip dari Tribun Solo.

Korban yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja AD 2393 QF ini langsung dilarikan ke RSUD dr Moewardi.

Namun nahas, korban yang urat lehernya putus tersayat benang layangan ini tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga: Wabah Corona Dianggap Bualan Pemerintah untuk Habiskan Anggaran Negara, Seorang Seniman di Surabaya: Saya Sedot Covid-19 Kalau Ada yang Terpapar!

Pihak kepolisian pun telah mengamankan sejumlah barang bukti, yakni benang dan sepeda motor korban.

"Benangnya kira-kira sepanjang 3 meteran ada," terang Afrian lebih lanjut.

Pihaknya pun menghimbau agar masyarakat tidak bermain layangan di tengah jalan.

Baca Juga: Bocah 12 Tahun Tergeletak Tewas di Pinggir Pantai Gunungkidul, Kepala Korban Hilang, Hanya Mengenakan Celana Dalam

"Saya imbau kepada masyarakat jangan main layangan di jalan, lebih baik di lapangan atau di lahan terbuka luas."

"Itu tidak hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkas Afrian.

Valentino tewas

Sebagai tambahan informasi, kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa plat dengan truk tronton terjadi di Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) Bawen menuju ke Pojoksari Ambarawa, Senin (08/06/2020) sekira pukul 17.15 WIB.

Baca Juga: Berawal dari Suara Ledakan, Warga Temukan Jenazah Ayah dan 2 Anak Tewas Mengenaskan, Sang Istri Syok

Pengendara sepeda motor bernama Valentino Pantow (19) warga Pojok Sari Ambarawa, Kabupaten Semarang, tewas di tempat akibat kejadian ini.

Dijelaskan Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda Wardoyo, kecelakaan berawal saat korban melaju kencang dari arah JLA Bawen menuju JLA Pojoksari.

Saat tiba di depan SPBU Pojoksari, korban hendak mendahului kendaraan di depannya hingga melewati marka.

Baca Juga: Tipu Daya Guru SMP di Bojonegoro, Pura-pura Jadi Fotografer Demi Setubuhi 25 Wanita Muda, Dipaksa Foto Bugil yang Cantik Kalau Tak Mau Kena Denda Puluhan Juta

Namun apes, dari arah berlawanan datang truk tronton yang langsung menabrak korban hingga tewas di tempat.

"Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan melaju kendaraan bermootr truk tronton nopol tak dikenal."

"Namun karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar maka terjadilah kecelakaan lalu lintas," terang Wardoyo, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Ayah Nekat Cabuli Anak Gadisnya dalam Kondisi Mabuk, Terhenti di Tengah-tengah karena Istri Bangun!

Wardoyo menambahkan, korban tewas dengan luka pendaraan di kepala.

Sementara sang sopir truk tronton langsung melarikan diri setelah kejadian.

(*)