Find Us On Social Media :

Masih Mau Makan Tahu Bulat? Simak Dulu 5 Alasan Mengapa Jajanan Populer ini Tidak Baik Bagi Kesehatan!

By None, Senin, 6 Juli 2020 | 08:00 WIB

Tahu bulat

Grid.ID - Tahu bulat menjadi jajanan khas Indonesia yang melegenda.

Biasanya tahu bulat dijual menggunakan mobil pick up dengan jargon khasnya.

Tapi tahukah kamu kalau tahu bulat menjadi jajanan yang tak baik bagi kesehatan?

Baca Juga: Pose Anggun dalam Balutan Kebaya Modern, Penampilan Krisdayanti Sukses Tuai Pujian dari Netizen: Cantik Orang Jawa Banget

Ya, miliki suara yang khas saat datang, tahu bulat sering dijajakan di perkambungan atau di sekolah-sekolah.

Tahu bulat menjadi camilan favorti banyak orang, karena harganya yang murah dan rasanya yang cukup enak.

Tak heran jika jajanan ini laris manis untuk di jual.

Anak-anak pun kerap kali mengantri untuk mendapatkan jajanan ini.

Baca Juga: 7 Tahun Kumpul Kebo Malah Tiba-tiba Ditinggal Nikah Duluan oleh sang Pria, Wanita Ini Bak Kerasukan Setan Tega Mutilasi Tubuh Pacarnya dan Dimasak Jadi Nasi Kebuli untuk Dihidangkan ke Tetangga!

'Tahu bulat, digoreng dadakan, lima ratusan, hangat, gurih-gurih enyoy', jargon ini tengah ramai digandrungi masyarakat.

Namun, makanan yang diolah sedemikian rupa dan dipasarkan dengan cara berbeda, membuat jajanan ini sedang ramai diperbincangkan.

Walau begitu, ada sebuah kehawatiran soal kualitas gizi dan sterilisasi dari makanan ini.

Baca Juga: Hanya Minta Sarapan Nasi dan Lauk Kecap pun Ditolak, Inilah Kisah Pahit yang Dialami Bung Karno di Akhir Kepemimpinannya

Dikutip dari Kompas.com dari Tribunnews Bogor, dokter spesialis gizi klinik FKUI Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK, menjelaskan ada lima ulasan untuk menjawab kehawatiran itu.

Di bawah ini beberapa alasan kenapa tahu bulat tidak baik untuk kesehatan tubuh:

Minyak Panas

Makanan ini belum bisa dikatakan sebagai makanan sehat, seperi jajanan gorengan lain.

Baca Juga: 5 Kasus Kanibal Paling Mengerikan yang Terjadi di Negara Tetangga, Mulai dari Penggal Kepala Ibu Hingga Ada yang Mayatnya Dijadikan Makanan untuk Resepsi Pernikahan

Sebab, olahan tahu digoreng dengan minyak panas dalam jumlah yang banyak.

Minyak Berubah jadi Lemak Trans

Minyak yang berubah menjadi lemak trans ini, akan membuat komposisi kimia dalam minyak menjadi berubah.

Memicu Kanker

Ini yang memicu penumpakan lemak di pembuluh darah.

Baca Juga: 6 Makanan yang Dipercaya Mempercepat Menstruasi, Nggak Ada Lagi Deh Ngeluh Telat Datang Bulan!

Kemudian memicu penumpukan lemak di pembuluh darah dan bahkan dapat memicu kanker.

Hanya Boleh Dikonsumsi sebanyak Satu Persen

Dalam satu hari, minyak trans hanya boleh dikonsumsi sebanyak satu persen oleh manusia dari total kalori per harinya.

Kalau lebih, bisa jadi sumber penyakit.

Baca Juga: Stop Kebiasaan Makan Sayur Bayam dengan Lauk Tempe Goreng, Bila Dikonsumsi Bersamaan Makanan ini Justru Berbahaya Bagi Kesehatan

Tidak Sehat

Tahu tentu merupakan makanan yang sehat, lebih sehat jika diolah dengan ditumis dan sedikit minyak.

Itu bahkan jauh lebih sehat dibanding tahu yang digoreng menggunakan minyak yang berulang kali dipakai.

Semoga penjelasan di atas membuat kamu lebih bijak dalam mengonsumsi tahu bulat, ya!

Artikel ini telah tayang di GridPop.ID dengan judul Hati-hati, Terlalu Sering Jajan Tahu Bulat Lima Ratusan Ternyata Dapat Timbulkan Bahaya Ini hingga Nyawa Jadi Taruhannya, Ini Penjelasannya Menurut Ahli Gizi!

(*)