Find Us On Social Media :

Tengah Gencar Test Massal untuk Menekan Potensi Penyebaran Covid-19, Tamara Bleszynski Justru Bingung dan Lontarkan Pertanyaan Menohok: Apa Tujuannya, Buat Isi-isi Data atau Sekadar Pamer?

By Hananda Praditasari, Selasa, 28 Juli 2020 | 14:51 WIB

Tamara Bleszynski

Laporan Wartawan Grid.ID, Hananda Praditasari

Grid.ID - Saat ini Indonesia memecahkan rekor terbanyak kasus positif corona atau covid-19 setiap harinya.

Penambahan secara drastis itu tidak terlepas dari kurangnya kesadaran masyarakat terkait imbauan pemerintah untuk social distancing dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Bahkan masih banyak masyarakat yang ogah-ogahan mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri).

Baca Juga: Sebelum Dikenal Sebagai Selebgram, Anya Geraldine Ngaku Cuma Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga Usai Lulus Kuliah

Mendapati hal tersebut, beberapa daerah tengah gencar gelar tes massal untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.

Namun pemeriksaan massal ini justru dipertanyakan oleh artis cantik Tamara Bleszynski.

Ha ini diketahui melalui akun Instagram @tamarableszynskiofficial, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Shandy Aulia Mainkan Wajah sang Putri, Netizen: Gemesinnya Enggak Ada yang Lebih Kasar?

Sembari mengunggah foto diri saat berada di pasar tradisional, Tamara Bleszynski pun melontarkan pertanyaan kepada pemerintah.

"Jadi sebenarnya apa tujuanmu melakukan test massal. Kalau hanya untuk isi-isi data atau pamer hasil itu untuk siapa?" tulis Tamara dalam caption unggahan.

"Jadi kalau pun mau test atau tidak itu urusanmu atau kebijakanmu."

"Tapi ada baiknya juga kau berikan vitamin, ringankan beban, berikan fasilitas-fasilitas yang nyata tanpa biaya-biaya kejutan di akhir," lanjutnya.

Baca Juga: Mengungkap Makna di Balik Nama Putri Sophie Turner dan Joe Jonas, Terinspirasi dari Serial Game of Thrones?

Tamara Bleszynski pun mengimbau agar pasar juga harus mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah.

"Semua yang bekerja di pasar tradisional adalah pahlawan. Jadi patut diberikan penghargaan dan perlindungan yang istimewa." ujarnya.

"Denyut ini nyata dan denyut ini ada di Pasar, bukan hanya di butik mahal. Kalau mau melindungi jangan seperempat," imbuh Tamara lagi.

(*)