Find Us On Social Media :

Gampang dan Murah Meriah, Para Ahli Beberkan Cara Usir Nyamuk Saat Musim Hujan, Patut Dicoba!

By Devi Agustiana, Senin, 2 November 2020 | 07:28 WIB

Usir nyamuk secara alami

 

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.IDNyamuk bukan hanya mengganggu, tapi hewan kecil ini juga pembunuh yang berbahaya.

Hanya dengan satu gigitan, ia bisa menularkan penyakit yang mematikan.

Pemberantasan nyamuk juga tidak mudah, karena nyamuk mudah sekali berkembang biak.

Mengutip laman Kompas.com, ketika menggigit, air liur nyamuk mengenai kulit dan tubuh kita mengenalinya sebagai zat asing.

Hal ini membuat respon sistem kekebalan tubuh menghasilkan hitamin, sehingga memicu pembengkakan di area yang tergigit nyamuk.

Baca Juga: Ibnu Jamil Akhirnya Buka-bukaan soal Ririn Ekawati, Dhini Aminarti Heboh Suruh Langsung Halalkan

Histamin yang diproduksi sistem kekebalan tubuh juga mengirimkan sinyal ke saraf dan memicu rasa gatal.

Nyamuk menggigit manusia untuk mengambil darah sebagai makanan.

Pasalnya, nutrisi yang terkandung dalam darah manusia membantu nyamuk betina menghasilkan telur untuk berkembang biak.

Jadi, hanya nyamuk betina yang menggigit manusia.

Nyamuk menggunakan ujung tajam dari mulutnya untuk mengigit manusia.

Beberapa penyakit yang bisa disebabkan karena gigitan nyamuk, yaitu:

· Malaria

· Virus zika

· Demam kuning

· Demam berdarah

· Chikungunya

Baca Juga: Biasanya Garang dan Tak Kenal Rasa Takut, Nikita MIrzani Tiba-tiba Dibuat Lunglai dan Tak Berdaya oleh Sosok ini

Bahayanya gigitan nyamuk membuat kita harus putar otak untuk mengusir hewan ini.

Apalagi di musin hujan, nyamuk semakin berkeliaran.

Mengusir nyamuk secara alami bisa menjadi sebuah pilihan, karena menggunakan obat serangga bisa merusak paru-paru.

Dilansir Grid.ID dari laman Tribun Manado, Dana C. Price, Ph.D., profesor riset asosiasi di departemen entomologi di Rutgers, The State University, menjelaskan bahan-bahan pengusir nyamuk alami, yaitu:

1. Minyak lemon eucalyptus

Sudah diakui oleh EPA sebagai pengusir nyamuk pada tahun 2000, minyak lemon eucalyptus menjadi sangat popular.

Akan tetapi tidak disarankan untuk anak di bawah 3 tahun.

"Penting untuk diperhatikan bahwa bahan aktif (p-menthane-3,8-diol atau“ PMD ”) dapat diproduksi di lab dan juga disetujui sebagai pengusir kutu,” kata Price.

2. Catnip

"Catnip telah dikenal selama bertahun-tahun sebagai penangkal nyamuk,” kata Joseph M. Conlon, penasihat teknis untuk American Mosquito Control Association.

"Namun, baru belakangan ini kemanjurannya telah dibuktikan sejauh dapat didaftarkan oleh EPA."

Tapi, proses untuk mendapatkan persetujuan resmi dari EPA membutuhkan waktu dan uang, jadi saat ini hanya ada sedikit produk komersial yang mengandung catnip dan terdaftar EPA.

Baca Juga: Asyik Nikmati Jadi Pengantin Baru, Meggy Wulandari Tetiba Ngaku Sering Berantem dengan Suami: Baru Tau Semua Sekarang, Siapa Bilang Manis-manis..

3. Serai

Mungkin kamu sudah tahu bahwa lilin serai sangat populer di musim panas, karenaaromanya cenderung mengusir nyamuk.

Sayangnya, lilin serai sering digunakan di area terbuka yang terlalu besar untuk membuatnya efektif.

Meskipun serai adalah bahan yang terdaftar di EPA, sulit bagi produsen untuk membuat pengusir nyamuk berbahan dasar serai yang benar-benar berfungsi di luar lab.

Selain itu, "serai perlu diaplikasikan kembali setiap 2 hingga 3 jam," kata Price.

Nah, kamu tertarik menggunakan pengusir nyamuk yang mana?

(*)