Find Us On Social Media :

Bukan Hanya Oki Setiana Dewi, Anak Kelima Zaskia Adya Mecca Juga Sempat Alami Transient Tachypnea of Newborn Saat Lahir

By Devi Agustiana, Selasa, 17 November 2020 | 20:07 WIB

Bukan Hanya Oki Setiana Dewi, Anak Kelima Zaskia Adya Mecca Juga Sempat Alami Transient Tachypnea of Newborn Saat Lahir

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Setiap ibu hamil pasti menginginkan yang terbaik untuk bayi di dalam kandunganya.

Termasuk masalah kesehatan, akan diperjuangkan demi masa depan buah hati.

Namun, timbulnya masalah kesehatan memang kerap sulit diduga.

Baca Juga: Enggan Kepedean Seperti Baim Wong Soal Kehamilan Kedua, Paula Verhoeven Minta Didoakan: Kalo Dia Kan Suka Pede Ya

Termasuk pada bayi yang baru saja dilahirkan, seperti anak keempat Oki Setiana Dewi.

Pada 16 November 2020, Oki Setiana Dewi telah melahirkan anak keempatnya yang berjenis kelamin laki-laki dengan lancar.

Oki pun menjelaskan keadaan dirinya dan sang bayi melalui akun instagramnya.

Namun ada sedikit masalah yang dialami bayi mungil bernama Sulaiman Ali Abdullah itu.

Baca Juga: 9 Penyebab Gairah Seks Wanita Menurun, Termasuk Malas Olahraga

Sulaiman mengalami masalah pernapasan hingga membuat Oki tak bisa melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

"Hanya saja saya tak mendengar lengkingan tangisan saat @sulaimanaliabdullah keluar kecuali sedikit saja. Tak seperti kakak-kakaknya," tulis Oki dalam caption instagramnya.

“Saya diinfokan saya tak bisa melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini), karena Sulaiman harus dibawa ke NICU karena ada masalah dalam adaptasi pernafasan. Saya diinfokan mungkin sehari atau lebih, Sulaiman berada di NICU karena Transient Tachypnea of Newborn (TTN)," tambah Oki.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana Menghilangkan Bau Pada Jengkol, Pemula Juga Pasti Bisa!

Bukan hanya Oki Setiana Dewi, anak kelima artis Zaskia Adya Mecca pun sempat mengalami hal yang sama.

Dilansir Grid.ID dari laman Grid Fame, Zaskia pun menceritakan kisah sedihnya di Instagram, Sabtu (4/7/2020).

“Baru pertama kali setelah melahirkan terpisah sama babynya.

Sekarang dia harus pasang alat bantu nafas minimal 48 jam sedangkan ku pasca cecar belum bisa bangun dari kasur buat samper dan nemenin. Ya Allah berat banget rasanya.." tulis Zaskia.

Baca Juga: Bahaya! Inilah Dampak Negatif Pada Tubuh Jika Anda Kekurangan Cairan, Minum Air Putih Setiap Hari Mulai dari Sekarang

Meski sempat sedih, istri sutradara kenamaan, Hanung Bramantyo, ini tetap berpikir positif bahwa anaknya tidak menderita penyakit berat dan hanya menderita TTN.

"Kakak tenang insya Allah ini hanya TTN (browsing ya yang mau tau).. Udah kakak tenang, Kama milik Allah yang diperantarakan lewat Kia.. Minta sama Allah dimudahkan semuanya," lanjut Zaskia.

Ketika masih dalam kandungan, bayi bernapas lewat bantuan aliran darah ibu.

Sedangkan setelah lahir, ia harus bisa bernapas sendiri lewat paru-paru.

Baca Juga: Hidupnya Terlihat Sempurna Setelah Dinikahi Petinggi PT Antam, Siapa Sangka Bella Saphira Harus Telan Nestapa di Awal Pernikahannya

Pada perubahan itu, bayi bisa mengembangkan masalah pernapasan yang disebut Transient Tachypnea of Newborn (TTN).

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, TTN sendiri adalah kondisi ketika bayi bernapas dengan sangat cepat selama jam-jam pertama kehidupannya.

Kondisi ini perlu pengawasan ketat di rumah sakit.

Sebagian besar bayi yang mengalami TTN dapat sembuh total dan tidak memiliki efek jangka panjang dalam tumbuh kembangnya.

Baca Juga: Hilang Sampai ke Akar, Tips Atasi Uban Hanya Mengandalkan Racikan Teh, Rambut Hitam Tanpa Perlu Disemir!

Mengutip dari Stanford Children, perawatan bayi yang mengalami TTN seperti:

- Bantuan oksigen

- Tes darah untuk mengukur jumlah oksigen dan karbondioksida dalam darah

- Tekanan jalan napas positif berkelanjutan untuk menjaga saluran udara kecil di paru-paru tetap terbuka

Baca Juga: Umbar Sendiri Kelakuan Bandelnya Zaman SMP, Nia Ramadhani Ngaku Sering Bolos Sekolah Naik Bajaj Bareng Temannya: Lo Harus Punya Pengalaman di Masa Muda

- Pemberian cairan infus IV (intravena) untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi dan hidrasi

- Pemberian makan melalui tabung jika kecepatan napasnya terlalu tinggi.

(*)