Find Us On Social Media :

Yuk Ketahui 5 Fakta Menarik Situ Gunung, Jembatan Terpanjang se-Asia yang Viral

By Devi Agustiana, Sabtu, 2 Januari 2021 | 17:57 WIB

Gerbang masuk menuju Suspension Bridge, Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/1/2019).

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Kindahan alam di Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat, memang kian tersohor.

Semakin banyak masyarakat yang berbondong-bondong mengunjunginya.

Mengutip laman Tribun Travel, adapun Situ Gunung berada di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Apabila kamu hendak mengunjungi kawasan ini, maka perlu mengenakan jaket atau pakaian yang lebih tebal.

Baca Juga: Cintanya Dikhianati oleh Ahmad Dhani, Dul Jaelani Bongkar Perlakuan Khusus Maia Estianty untuk Mulan Jameela

Karena lokasi wisata di Situ Gunung berada dalam ketinggian dengan suhu udara yang bisa membuatmu menggigil kedinginan.

Apalagi ditambah kini sedang musim hujan.

Nah, jika kamu berencana untuk liburan Situ Gunung dalam waktu dekat, ada beberapa hal perlu diketahui.

Dirangkum Grid.ID dari Kompas.com, berikut sederet fakta menarik wisata Situ Gunung.

1. Jembatan gantung

Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Situ Gunung diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pada Maret 2019.

Jembatan tersebut merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara.

Panjangnya adalah 243 meter dengan lebar 1,2 meter dan berada di ketinggian 107 meter dari dasar tanah.

Selama berada di sana, kamu bisa melihat pemandangan hutan yang dikelilingi oleh hamparan perbukitan megah.

Pengunjung juga tidak perlu khawatir jatuh karena jembatan sangat aman.

Selain itu, petugas akan memasang pengaman sebagai bagian dari standar keselamatan bagi pengunjung.

Baca Juga: Terus Usik Keluarga Sule, Kuasa Hukum Teddy Justru Bongkar Alasan Kliennya Ngotot Inginkan Harta Warisan Lina Jubaedah

2. Mengunjungi Curug Sawer

Setibanya di ujung jembatan, kamu hanya perlu berjalan sekitar 1 km atau kurang lebih 30 menit.

Setibanya di Curug Sawer, wisatawan akan disambut oleh tebing batu yang menjulang tinggi, lalu salah salah satu sisinya dialiri oleh air dari Sungai Cigunung.

Derasnya aliran air membuat area tersebut disebut sebagai Curug Sawer.

Ketinggiannya mencapai 35 meter.

Baca Juga: Sama-Sama Punya Anak dari Pernikahan Sebelumnya, Ayu Ting Ting Yakin Aditya Jayusman Bisa Menyayangi Bilqis Khumairah Razak

3. Bisa berkemah

Pihak Situ Gunung menyediakan lima area berkemah.

Salah satunya terletak di sekitar Curug Sawer.

Untuk menuju area berkemah, kamu bisa berjalan memutar ke arah Curug Sawer.

Sementara cara lain adalah memotong jalan melalui jembatan gantung.

Jika ingin menjelajahi area Situ Gunung, kamu bisa coba berjalan dari gerbang masuk menuju lokasi kemah melalui jalan berbatu menanjak dan menurun dengan jarak sekitar 3 km.

Baca Juga: Sama-Sama Punya Anak dari Pernikahan Sebelumnya, Ayu Ting Ting Yakin Aditya Jayusman Bisa Menyayangi Bilqis Khumairah Razak

4. Ada hidangan khas Sunda

Wisatawan bisa berkunjung ke De’ Balcone Resto yang memiliki pemandangan jembatan gantung.

Sejumlah hidangan disajikan di sana.

Beberapa di antaranya adalah ayam sambal matah, ayam bakar, roti bakar, dan berbagai pilihan hidangan khas Sunda.

Ada juga kopi bagi pengunjung yang ingin mengusir rasa kantuk.

De’ Balcone merupakan restoran luar ruangan yang memiliki sejumlah spot Instagramable, loh.

Jadi jangan lupa abadikan momen berharga saat berada di sana.

Baca Juga: Sempat Mengeluh Pusing dan Minta Kerok Rekannya, Seorang Pengemis Tiba-tiba Dikabarkan Meninggal Dunia Setelah Pamit Hendak Minum Kopi

5. Dimanjakan pemandangan Gunung Gede Pangrango

Bukan hanya air terjun, kawasan wisata alam ini juga memiliki Danau Situ Gunung yang dikelilingi oleh pepohonan dan rerumputan hijau.

Airnya yang bersih serta udara di sekitarnya yang sejuk membuat tempat ini pas untuk piknik.

Nah, sambil menikmati hidangan piknik yang telah disiapkan dari rumah, kamu juga akan dimanjakan oleh pemandangan Gunung Gede Pangrango yang luar biasa.

Di sana, pengunjung juga bisa menikmati berbagai aktivitas seperti mengendarai sepeda air atau mengarungi danau menggunakan rakit.

Bagaimana, tertarik mengunjungi Situ Gunung dalam waktu dekat?

Jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan, ya.

(*)