Find Us On Social Media :

Bukan Covid-19, Ternyata Uut Permatasari Keguguran! Waspadai Tanda-Tanda Keguguran pada Ibu Hamil

By Ragillita Desyaningrum, Sabtu, 6 Februari 2021 | 14:51 WIB

Uut Permatasari

Pada masa kehamilan, adanya bercak darah dan pendarahan ringan mungkin adalah hal yang biasa terjadi.

Namun jika gumpalan darah keluar dari Miss V ibu hamil, maka itu bisa menjadi tanda-tanda awal keguguran.

Menurut Planned Parenthood yang dilansir dari Kompas.com, beberapa gumpalan bahkan dapat keluar dari Miss V sebesar buah lemon.

Baca Juga: Awas! 4 Daftar Makanan dan Minuman Ini Dapat Memicu Keguguran Pada Wanita Hamil, Apa Saja?

Selain itu, Tubuh juga dapat mengalami pembentukan jaringan lain (yang akan sangat mirip pendarahan hebat), atau cairan vagina berwarna merah muda terang.

Mengalami sakit seperti kram PMS

Kram bisa jadi tanda-tanda ibu hamil mengalami keguguran.

"Kram ini berasal dari rahim yang berkontraksi mencoba mengeluarkan janin,” kata Dr Kecia Gaither, spesialis kebidanan-kandungan dan spesialis kedokteran janin ibu yang dikutip dari Kompas.com.

Pendarahan dan kram mungkin juga merupakan tanda-tanda masalah kehamilan lainnya, seperti kehamilan ektopik.

Baca Juga: Rachel Maryam Terpaksa Melahirkan Lebih Awal Karena Komplikasi, Inilah 8 Komplikasi Kehamilan yang Harus Bumil Waspadai!

Kehamilan ektopik adalah hamil di luar kandungan di mana sel telur yang telah dibuahi ternyata menempel di suatu tempat di luar rahim, biasanya ke saluran tuba.

Jadi, jika mengalami pendarahan dan kram setelah mengetahui kamu tengah mengandung, ada baiknya memeriksakan kondisi ke dokter.

Dokter kandungan tidak menemukan detak jantung

Menurut Planned Parenthood, ini bukanlah tanda-tanda keguguran namun bisa dialami karena wanita tidak merasa sedang hamil.

"Dalam situasi lain, wanita dapat mengalami kehamilan yang tidak dapat bertahan", kata Dr. Gaither.

Baca Juga: Tak Boleh Dikonsumsi oleh Ibu Hamil, Inilah 4 Zat yang Dapat Memicu Keguguran hingga Memperlambat Perkembangan Janin yang Wajib Kamu Ketahui!

Atau bisa disebut juga keguguran yang terlewat yang terjadi ketika kehamilan gagal berkembang, terutama pada trimester pertama.

Wanita mungkin memperhatikan bahwa gejala yang dirasakan sebelumnya (mual, misalnya) telah hilang, meskipun ini mungkin tidak hilang sampai kadar hormon menurun.

(*)