Find Us On Social Media :

Heboh Fenomena Banjir Darah Berwarna Merah yang Melanda 20 Kelurahan di Pekalongan, Diduga Ada Pelaku yang Sengaja Membuang Bahan Pewarna Batik ke Dalam Genangan Banjir

By Nisrina Khoirunnisa, Minggu, 7 Februari 2021 | 10:00 WIB

Suasana banjir merah di Pekalongan, Jawa Tengah.

Laporan Wartawan Grid.ID, Nisrina Khoirunnisa

Grid.ID - Masyarakat tengah dihebohkan dengan fenomena banjir berwarna merah seperti darah di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/2/2021) dini hari.

Kecurigaan warga mulai terjadi karena diduga ada pelaku masyarakat yang membuang obat batik berwarna merah saat banjir terjadi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Lurah di Kelurahan Jenggot, Pekalongan, Taibin, menuturkan bahwa kejadian ini terjadi karena ada yang sengaja membuang bahan pewarna batik.

Baca Juga: Tampil bak Kembang Desa Lengkap dengan Rambut Kepang Dua Layaknya ABG, Rossa Langsung Banjir Pujian, Prilly Latuconsina: Anak Kuliahan Cantik Amat!

"Ada yang sengaja membuang obat batik, jadi itu bukan limbah batik,"

"Karena sejak kemarin wilayah Jenggot dan sekitarnya tidak ada aktivitas produksi, jadi tidak ada limbah. Apalagi hari ini hujan sejak malam," tutur Taibin.

Terkait informasi pelaku yang menyebabkan warna merah itu bisa menuansai banjir di Pekalongan, Taibin masih terus mengorek kabarnya.

"Saya dapat info itu obat sisa yang dibuang. Saya sedang cari informasi siapa pelakunya," imbuh Taibin.

Baca Juga: Manjakan Zaskia Sungkar dengan Gelimang Kebahagiaan Bak Ratu, Irwansyah dan Calon Buah Hatinya Banjir Doa dari Warganet

Hingga saat ini, sejumlah titik lokasi pengungsian telah disiapkan.