Find Us On Social Media :

Citra Kirana Panik Bayinya Hampir Tersedak Semangka, Sebenarnya Apakah Buah Kaya Air Ini Bagus atau Bahaya untuk si Kecil?

By Devi Agustiana, Minggu, 21 Maret 2021 | 13:15 WIB

Sang putra mulai melajar MPASI, Citra Kirana coba berikan buah semangka pada anaknya.

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Semangka adalah buah yang menyegarkan.

Buah ini mengandung banyak air, hingga bisa sangat diandalkan untuk melepas dahaga.

Nah, pasangan Citra Kirana dan Rezky Adhitya pun mencoba memberikan buah ini kepada anaknya, Athar.

Hal itu terlihat dalam unggahan video YouTube-nya yang Grid.ID kutip pada Minggu (21/3/2021).

Baca Juga: Ungkap Tips Sukses MPASI Sang Buah Hati, Citra Kirana: yang Penting Mamanya Harus Sabar

Sang putra yang biasa dipanggil Athar ini, sudah mulai belajar MPASI alias makanan pendamping ASI.

“Banyak airnya enak yah, tapi kemakan nggak sih,” kata Citra Kirana sambil terus memantau saat Athar makan buah semangka.

Namun, ia tiba-tiba harus menghentikan aktivitas anaknya tersebut, saat Athar terlihat seperti tersedak.

“Eh eh, sayaang, dia kayak keselak gitu tadi. Udah ah aku takut,” ujar Citra Kirana kepada Rezky Adhitya.

Baca Juga: Rahasia Pasangan Citra Kirana dan Rezky Adhitya Jaga Kekompakan Saat Buah Hati Belajar MPASI, Gimana Caranya?

Ternyata bayi bisa diberikan semangka begitu mereka menginjak usia 6 bulan.

Buah yang mengandung hampir 95% air ini, dapat membantu si kecil tetap terhidrasi.

Nah, semangka juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, baik untuk orang dewasa maupun bayi.

Baca Juga: Banjir Momen Tak Ternilai Sejak Memiliki Buah Hati, Citra Kirana Dibuat Tertegun dengan Tingkah Jagoan Kecilnya yang Semakin Manja: Gemesss Cintanya Mama

Dilansir Grid.ID dari laman Parenting Firstcry, berikut manfaat semangka untuk bayi.

1. Membantu bayi tetap terhidrasi

Terutama selama musim panas, penting agar anak memiliki cukup air di dalam tubuhnya.

Semangka adalah makanan yang sempurna karena banyak mengandung air.

Baca Juga: Menjelang Persalinan, Jennifer Bachdim Justru Terlihat Santai Sambil Memakan Buah Semangka, Ternyata Ini Manfaat Buah Semangka untuk Ibu Hamil!

2. Dapat membantu memperkuat sistem kekebalan

Vitamin C penting untuk pertumbuhan dan memainkan peran besar dalam perkembangan bayi selama tahun-tahun pembentukannya.

Semangka memiliki vitamin C dalam jumlah tinggi, yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan bayi dan membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Baca Juga: Olivia Jensen Akui Semangka Jadi Buah Favorit dan Ampuh Buat Penurunan Berat Badan, Yuk Intip Apa Saja Manfaat Lain Buah Kaya Air Ini

3. Kaya vitamin A

Karena semangka adalah sumber vitamin A yang baik, buah ini membantu meningkatkan penglihatan, gigi, kulit, perkembangan jaringan lunak, dan selaput lendir.

4. Membantu memperkuat tulang

Semangka memiliki jumlah kalsium dan magnesium yang baik, yang berperan besar dalam mendorong perkembangan tulang pada bayi.

Kalsium juga penting untuk sekresi hormon yang tepat pada bayi.

Baca Juga: Rutin Konsumsi 3 Macam Buah Ini Setiap Hari, Anda Akan Terbebas dari Penyakit Jantung hingga Hati

5. Membantu pembentukan sel darah merah

Vitamin B kompleks terdiri dari satu set vitamin, yang semuanya memainkan peran yang sangat berpengaruh dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan berbagai sistem dalam tubuh bayi.

Ini termasuk pembentukan sel darah merah, pengembangan sistem saraf, memperkuat sistem kekebalan, dan meningkatkan metabolisme pada anak.

6. Baik untuk jantung

Saat semangka matang, jumlah likopen dalam buah juga meningkat.

Ini adalah antioksidan yang bagus untuk jantung dan berperan dalam menjaga kesehatan jantung pada anak.

Baca Juga: Bikin Kulit Wajah Cerah dan Glowing, Yuk Coba Tiga Resep DIY Masker Semangka Super Gampang Ini

7. Membantu pencernaan

Buah ini juga kaya serat makanan, yang membantu mencegah sembelit dan meningkatkan pencernaan pada anak.

Nah, alergi semangka pada bayi bisa saja terjadi tapi jarang.

Gejala alergi termasuk ruam, diare, pilek dan muntah.

Risiko utama lainnya adalah tersedak, yang disebabkan oleh biji yang tersebar di daging buah, namun sekali lagi risiko ini juga jarang terjadi. (*)