Find Us On Social Media :

Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Ingat Lagi Tips Liburan Selama Pandemi yang Aman dan Tetap Menyenangkan

By Ragillita Desyaningrum, Minggu, 20 Juni 2021 | 19:03 WIB

Jangan khawatir liburan di tengah pandemi. Supaya tetap aman dan menyenangkan, simak tips berikut ini.

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID – Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak terhadap berbagai sektor, terutama sektor pariwisata.

Untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata, berbagai cara dilakukan oleh Kemeterian Pariwisata dan Industri Kreatif, salah satunya dengan program sertifikasi CHSE.

Melansir laman CHSE Kemenparekraf, sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Nia Niscaya, selaku Deputi Bidang Pemasaran, Kemenparekraf, menyebutkan bahwa sertifikasi CHSE adalah salah satu jaminan kepada wisatawan bahwa produk dan pelayanan yang diberikan pelaku usaha sudah mematuhi protokol yang berlaku.

“Sertifikasi CHSE menumbuhkan kepercayaan kepada konsumen kalo dia masuk ke dalam sebuah atraksi atau restoran yang ada logo Indonesia Care itu akan lebih membangun confident atau trust dari pasar,” jelas Nia yang dikutip dari Grid.ID.

Dengan adanya sertifikasi CHSE, masyarakat diharapkan tidak khawatir saat berlibur di tengah situasi pandemi.

Nah, supaya liburan tetap aman dan menyenangkan, simak tips liburan saat pandemi yang dikutip dari Kompas.com.

 Baca Juga: Sertifikasi CHSE Jadi Upaya Kemenparekraf Membangkitkan dan Mempromosikan Industri Pariwisata

Pilih tempat wisata di luar ruangan

Walaupun setiap tempat berpotensi untuk menularkan virus, namun risiko berlibur di luar ruangan lebih rendah dibandingkan di ruangan tertutup.

Selain itu, wisata di luar ruangan juga dapat memudahkan wisatawan untuk melakukan jaga jarak.

Tidak makan di restoran

Dokter spesialis penyakit dalam, Dr. R. A. Adaninggar, Sp.PD, menyarankan untuk tidak makan atau dine in di restoran, terutama di ruang tertutup.

“Sebisa mungkin tidak dine-in di restoran tertutup, kalau restoran luar ruangan bisa jaga jarak jadi tidak apa-apa,” imbaunya.

“Dine-in di restoran tertutup kalau bisa dibatasi. Kalau kumpul, risiko lebih tinggi untuk tertular,” sambung dokter yang akrab disapa Ning.

 Baca Juga: Staycation di Hotel Masih Jadi Gaya Wisata Unggulan Saat Pandemi, Yuk Ketahui Kiat-kiat Pilih Hotel yang Aman!

Bawa peralatan sendiri

Untuk berjaga-jaga, ada baiknya untuk membawa alat makan dan alat ibadah sendiri supaya lebih aman dan tidak bercampur dengan orang lain.

Tidak makan di kendaraan publik

Apabila berpergiaan menggunakan transportasi umum, Ning mengimbau untuk tidak makan dan minum selama perjalanan.

Ada baiknya, untuk tetap menggunakan masker selama di transportasi umum atau ruang publik lainnya.

Lakukan protokol kesehatan

Selain menjaga jarak, protokol kesehatan juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan tetap gunakan masker dan rajin mencuci tangan.

Ning juga menyarankan untuk menghindari menyentuh area wajah dan menyediakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen.

(*)