Find Us On Social Media :

Sedang Disiapkan Lubang Kubur oleh Teman Kerjanya, Pria di Sumatra Selatan yang Jadi Korban Penganiayaan Berhasil Kabur! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Perihal sang Pelaku

By Mahdiyah, Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:45 WIB

Seorang nenek harus diborgol karena tak memakai asker saat pergi ke bank.

Laporan Wartawan Grid.ID, Mahdiyah

Grid.ID - Baru-baru ini, kasus penganiayaan terjadi di Sumatra Selatan.

Mengutip TribunSumsel.com pada Selasa (17/8/2021), sorang remaja bernama Irpan Adi Saputra (18) menjadi korban penganiayaan oleh rekan kerjanya sendiri, Jusman Abadi (18).

Kejadian tersebut terjadi di kebun karet milik orang tua pelaku di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.

Kejadian keji tersebut terjadi pada Rabu (11/8/2021) lalu.

Penganiayaan tersebut ternyata dipicu rasa dendam dan kesal pelaku pada korban.

Awalnya, pelaku kesal lantaran melihat korban malas-malasan saat bekerja.

Namun, korban bisa membeli sebuah motor hingga barang-barang mewah.

Baca Juga: Adu Cekcok Berujung Bacok, Pria di Bogor Tewas di Tangan Temannya Saat Asyik Pesta Miras, Ternyata Penganiayaan Terjadi Gegara Alasan Mengejutkan Ini

Karena hal itu, pelaku memiliki niat untuk merampok korban.

Saat korban tengah membuat kopi di pondok kebun karet tersebut, pelaku mengayunkan parang kepadanya.

Korban pun terjatuh dan bersimbah darah.

Pelaku yang mengira Irpan sudah meninggal dunia langsung menggali tanah untuk menguburnya.

Namun, siapa sangka jika ternyata korban masih hidup dan bisa kabur.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian yang ia alami ke polisi.

Namun, setelah tertangkap, polisi mengungkap bahwa pelaku ternyata adalah DPO Polsek Tanjung Agung, ia tersandung kasus pencurian kendaraan bermotor.

Baca Juga: Niat Hati Ingin Dapat Pendidikan Baik, 2 Bocah Panti Asuhan Justru Jadi Korban Penganiayaan Anak Pemilik Panti, Keluarga Ungkap Reaksi Tak Terduga dari Pihak Panti Setelah Dilaporkan

Kasus penganiayan teman sendiri juga terjadi di Banyuwangi.

Mengutip KOMPAS.com pada Selasa (17/8/2021), ISK (35) tega menganiaya N (36) saat tidur.

Kejadian tersebut terjadi pada Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.

Pelaku yang berprofesi sebagai nelayan itu melancarkan aksinya pada Selasa (10/8/2021) lalu.

Menurut polisi, ISK menghantam N yang tengah terlelap tidur.

Selain itu, terungkap permasalahan yang memicu ISK melakukan hal itu.

Ternyata, ISK sakit hati lantaran N kerap mengejeknya tak laku-laku.

 

(*)