Find Us On Social Media :

Ternyata Bukan Hanya Malaria dan Demam Berdarah Saja, Berikut Penyakit Lain yang Disebarkan oleh Nyamuk, Waspada Sekarang Juga!

By Hananda Praditasari, Minggu, 22 Agustus 2021 | 17:05 WIB

Nyamuk

Laporan Wartawan Grid.ID, Hananda Praditasari

Grid.ID - Nyamuk memiliki kekuatan untuk menyebabkan kematian melalui penyakit seperti malaria dan semam berdarah.

Sebagaimana kita ketahui, nyamuk masuk dalam daftar salah satu hewan paling mematikan di dunia.

Bukan tanpa sebab, hal ini karena nyamuk membawa penyakit berbahaya yang bisa mengancam jiwa manusia.

Melansir dari Pinkvilla.com, Dokter Inggris Sir Ronald Ross menemukan bahwa nyamuk Anopheles bertanggung jawab untuk menularkan parasit malaria ke manusia, pada tahun 1897.

Sejak penemuan ini, 20 Agustus ditetapkan sebagai Hari Nyamuk Sedunia.

1. Malaria

Gejala malaria termasuk sakit kepala, menggigil, muntah dan demam.

Baca Juga: Selama Ini Salah Kaprah, Mencuci Daging Ayam Mentah Sebelum Diolah Justru Akan Berakibat Fatal, Berikut Penjelasannya!

Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Anopheles betina dan kebanyakan terjadi di wilayah Amerika Selatan, Asia Selatan, dll.

2. Demam Berdarah

Beberapa gejala umum demam berdarah termasuk ruam, sakit kepala, gusi berdarah dan demam.

Kadang-kadang juga dapat menyebabkan demam berdarah.

Hal ini sebagian besar ditemukan di daerah-daerah seperti Kepulauan Pasifik, Puerto Rico, Amerika Latin dan Asia Tenggara.

3. Chikungunya

Penyakit ini termasuk gejala seperti nyeri sendi, kelelahan, mual, ruam dan sakit kepala.

Baca Juga: Bikin Geleng Kepala, Iseng-iseng Letakkan Bawang Putih di Telinga Sebelum Tidur, Pria Ini Kaget Bukan Kepalang Saat Rasakan Hal Ini di Pagi Hari!

Ini sebagian besar ditemukan di tempat-tempat seperti Asia dan India bersama dengan beberapa bagian Eropa dan Amerika Serikat.

4. Zika

Zika terkait dengan cacat lahir yang dikenal sebagai mikrosefali yang dapat menyebabkan kerusakan otak.

Gejala virus ini antara lain mata merah, nyeri sendi, demam dan ruam.

Hal ini sebagian besar ditemukan di tempat-tempat seperti Brasil dan Amerika Selatan dan Tengah, Karibia dan Asia Tenggara.

 

(*)