Find Us On Social Media :

Tak Kuat Menahan Sakit Akibat Penyakit Langka, Manusia Pohon Ini Meminta Agar Diamputasi Saja

By Hana Futari, Rabu, 1 Desember 2021 | 14:20 WIB

Ayah satu anak berusia 28 tahun ini menderita sindrom manusia pohon epidermodysplasia verruciformis.

Laporan Wartawan Grid.ID, Hana Futari

Grid.ID - Penderitaan begitu besar dirasakan oleh seorang pria asal Bangladesh bernama Abul Bajandar yang dijuluki 'manusia pohon'.

Pasalnya, Abul Bajandar menderita sebuah penyakit langka epidermodysplasia verruciformis (EV) alias sindrom manusia pohon.

Dikutip Grid.ID dari Intisari-online.com, saking sakit yang dirasakan, Abul Bajandar bahkan meminta agar tangannya diamputasi saja.

Menderita penyakit langka tersebut, Abul Bajandar pun merasa putus asa dengan keadaannya.

Diketahui bahwa pria 28 tahun itu sudah melakukan operasi sebanyak 25 kali.

Operasi tersebut dia jalani sejak tahun 2016 untuk mengangkat lesi kulitnya.

Walaupun sempat merasa berhasil di prosedur operasi pertama, namun penyakit itu kembali kambuh dua tahun kemudian.

Baca Juga: Menyayat Hati! Viral Video Bocah SD Berurai Air Mata Saat Menyanyi Lagu untuk Ayahnya yang Baru Meninggal Dunia

Pada Mei 2018, penyakit Abul Bajandar semakin parah, bahkan hingga memaksanya pergi ke klinik di Dhaka, Ibu Kota Bangladesh.

Ayah satu anak itu kemudian dirujuk ke rumah sakit Januari 2019 lalu karena kondisinya semakin parah.

Merasa frustasi, Abul Bajandar juga sempat dikabarkan melarikan diri dari rumah sakit di tengah proses perawatan.

“Pertumbuhannya melebar, bahkan di kuku-kuku dan tangan. Saya salah telah kabur dari rumah sakit, tapi saya berharap dokter dapat menyembuhkan penyakit saya sepenuhnya,” ujarnya kepada AFP kala itu.

Tak kuasa menahan rasa sakit itu, Abul Bajandar menyatakan dirinya ingin mengamputasi tangannya saja.

"Saya tidak bisa menahan rasa sakit lagi. Saya tidak bisa tidur di malam hari. Saya meminta para dokter untuk memotong tangan saya sehingga setidaknya saya bisa mendapatkan kelegaan," katanya kepada AFP dikutip via straitstimes.com (24/6/2019).

Sementara itu, dilansir Grid.ID dari Gridhealth yang mengutip dari Dermnetnz, penyakit yang menyerang Abul Bajandar terjadi karena adanya mutasi gen yang membuat penderitanya rentan terinfeksi HPV (Human Papilloma Virus).

Baca Juga: Viral Video Mahasiswi Kepergok Melahirkan di Toilet Kampus, Dosen dan Teman Langsung Syok Tahu Kondisi Bayi yang Seperti Ini

Kondisi tersebut memicu timbulnya lesi atau kutil-kutil di tubuhnya yang menyerupai pohon.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh dua faktor, yakni keturunan dan sistem imun yang rendah.

Sayangnya penyakit EV adalah penyakit seumur hidup dan tidak dapat disembuhkan.

Meskipun lesi kulit dihilangkan, lesi kulit yang baru akan terus muncul di sepanjang hidup penderitanya.

(*)