Find Us On Social Media :

Laura Anna Meninggal Dunia di Tengah Perjuangan Mendapatkan Keadilan, Lumpuh Hingga Menderita Spinal Cord Injury dan Ulkus Dekubitus

By Ragillita Desyaningrum, Rabu, 15 Desember 2021 | 14:14 WIB

Laura Anna meninggal dunia di usia 21 tahun pada Rabu (15/12/2021).

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID – Selebgram Laura Anna meninggal dunia pada Rabu (15/12/2021) di usia yang masih sangat muda yaitu 21 tahun.

Melansir Grid.ID, kabar duka ini disampaikan oleh seorang penulis lagu, Aan Story di Instagram @aanstory.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berpulang ke Rahmatullah adik kami 'Edelenye Laura Anna'," tulis Aan seperti dikutip Grid.ID.

Diketahui bahwa Laura sempat terlibat kecelakaan bersama mantan kekasihnya, Gaga Muhammad, pada Desember 2019.

Gaga Muhammad dikabarkan menyetir dalam keadaan mabuk sehingga menabrak sebuah truk di ruas jalan tol Jagorawi.

Setelah dua tahun, wanita kelahiran tahun 2000 ini baru menuntut pertanggungjawaban Gaga melalui jalur hukum.

Pasalnya, kecelakaan itu membuat setengah tubuhnya mengalami kelumpuhan selama dua tahun terakhir ini.

Baca Juga: Mengenang 40 Hari Kepergian Vannesa Angel, Istri Bibi Ardiansyah Ini Ternyata Sempat Menggeluti Olahraga Pole Dance, Manfaatnya Bisa Bikin Kurus!

Sebagai orang yang mengendarai mobil, Gaga disebut tidak mau membiayai perawatanna selama mengalami kelumpuhan.

Dari berbagai sumber, Laura Anna disebut menderita berbagai masalah kesalahan di antaranya Spinal Cord Injury dan Ulkus Dekubitus.

Melansir WHO dari Kompas TV, spinal cord injury adalah kerusakan pada sumsum tulang belakang akibat trauma, penyakit, dan degenerasi.

Pada beberapa kasus, spinal cord injury bisa benar-benar memutuskan atau membelah sumsum tulang belakang.

Padahal sumsum tulang belajang punya peran yang sangat penting, salah satunya menyampaikan pesan antara otak dan seluruh tubuh.

Akibat cedera ini, tubuh akan kehilangan banyak fungsi penting karena saraf yang tidak dapat berkomunikasi dengan otak secara maksimal.

Beberapa fungsi yang terpengaruh cedera ini di antaranya fungsi kandung kemih dan usus, pernapasan, detak jantung, metabolisme tubuh, gerakan otot, refleks, dan sensasi.

 Baca Juga: Tangan Chelsea Olivia Terbakar Saat Memasak, Glenn Alienskie Minta Istrinya untuk Tidak Memasak Lagi, Ikuti Langkah Ini untuk Pertolongan Pertama pada Luka Bakar

Sementara itu, ulkus dekubitus atau lebih dikenal dengan luka baring adalah cedera pada kulit dan jaringan di bawah kulit akibat tekanan berkepanjangan pada kulit.

Dikutip dari Kompas.com, luka ini biasanya muncul di area kulit yang menutupi tubuh seperti tumit, pergelangan kaki, pinggul, pantat, dan tulang ekor.

Adapun orang yang lebih sering mengalami cedera ini adalah orang yang punya kondisi medis yang membatasi kemampuan untuk bergerak atau mengubah posisi.

Dalam hal ini, Laura Anna mengalami ulkus dekubitus karena kelumpuhannya membuatnya lebih sering terbaring di tempat tidur atau kursi roda.

Beberapa gejala ulkus dekubitus di antaranya adalah perubahan warna atau tekstur kulit yang tidak biasa, pembengkakan, muncul cairan seperti nanah, area kulit yang terasa lebih dingin atau lebih hangat saat disentuh, terasa nyeri saat disentuh. (*)