Find Us On Social Media :

'Keramat', Bawa Tanah dari Gunung Tidar dan Air dari Gunung Lawu untuk Ritual Kendi Nusantara di IKN, Ganjar Pranowo Ungkap Makna Khusus Ini di Baliknya

By Mahdiyah, Rabu, 16 Maret 2022 | 10:49 WIB

Foto Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menuang air di ritual Kendi Nusantara di IKN.

Laporan Wartawan Grid.ID, Mahdiyah

Grid.ID - Belum lama ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut menghadiri acara ritual Kendi Nusantara di Ibu Kota Negara (IKN), di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Dikutip Grid.ID dari KOMPAS.com pada Selasa (15/3/2022), Presiden Indonesia, Joko Widodo mengundang 34 Gubernur dari seluruh provinsi di Tanah Air untuk datang ke IKN.

Presiden juga memerintahkan para Gubernur untuk membawa masing-masing 2 Kg tanah dan juga 1 Liter air dari provinsi masing-masing.

Tanah dan air dari 34 provinsi itu pun disatukan dalam satu buah kendi.

Kendi yang terbuat dari tembaga itu pun dinamai sebagai Kendi Nusantara.

Ganjar Pranowo pun juga membawa tanah serta air dari provinsi Jawa Tengah.

Melalui akun Instagramnya @ganjar_pranowo, ia mengunggah makna dari tanah dan air yang ia bawa ke IKN.

Dirinya membawa tanah khusus dari Gunung Tidar, Kabupaten Magelang.

Baca Juga: Gegara Nekat Curi Anjing, Seorang Tukang Ojek di Kupang Diikat di Pohon oleh Warga

"Tanah dan air keramat yang saya pilih untuk disatukan dg Tanah dan Air dr seluruh penjuru bumi nusantara," tulisnya.

"Untuk tanah, saya ambil dari pusatnya Tanah Jawa, yaitu di Gunung Tidar Magelang. Di sini lah marabahaya yang mengancam Jawa ditaklukkan," jelasnya.

"Untuk menjaga keseimbangan, sebuah rajah ditancapkan di Gunung Tidar. Beliau adalah Syech Subakir. Rajah, makam, dan senjata beliau dimakamkan di sana dan bisa kita temui hingga kini," lanjutnya.

Sedangkan, untuk airnya, Gubernur asal Tawangmangu, Jawa Tengah ini pun membawa air dari sendang di Gunung Lawu.

 

"Sementara air, saya ambil dari Gunung Lawu. Di lereng Gunung itu, ada sebuah pertapaan yang banyak dimanfaatkan oleh para tokoh dari dulu hingga sekarang. Namanya pertapaan Bancolono," tulisnya.

"Di dekat pertapaan itu ada dua sendang yaitu Sendang Lanang dan Sendang Wedok. Siapapun yg samadi di sana selalu memanfaatkan sendang itu untuk bersuci," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa para raja Jawa juga pernah bersuci di sendang tersebut.

"Konon, raja-raja di Tanah Jawa juga melakukan hal seperti itu," jelas dia.

Gubernur yang identik dengan rambut berwarna putih itu pun menjelaskan bahwa tanah dari Gunung Tidar dan air dari Gunung Lawu itu membawa energi positif.

Baca Juga: 'Entar Keciduk Pura-pura Gila', Viral Emak-emak Nekat Pamer Video Bakar Bendera Merah Putih Sambil Mengatakan Hal Ini, Netizen Auto Murka!

Dirinya berharap agar energi itu juga menjadi penguat untuk Ibu Kota Negara yang baru.

"Dua tempat itu diyakini menyimpan energi positif yang sangat besar. Besarnya energi dan manfaat yang dihasilkan, saya kirim untuk disatukan di Ibu Kota Negara Nusantara," tulis Ganjar.

"InsyaAllah tanah dan air itu menjadi satu dari sekian penguat yang ditanam di sana," pungkasnya.

(*)