Find Us On Social Media :

Terlahir dengan Penyakit Langka, Begini Perkembangan Anak Joanna Alexandra

By Dianita Anggraeni, Minggu, 6 Mei 2018 | 21:10 WIB

Joanna saat Grid.ID temui di Intermark BSD City, Tangerang Selatan, Minggu (6/5/2018).

Laporan Wartawan Grid.ID, Dianita Anggraeni

Grid.ID - Anak ke empat Joanna Alexandra dan Raditya Oloan, Ziona Eden Alexandra Panggabean mengidap penyakit langka atau kelainan sejak lahir.

Kelainan sejak lahir tersebut terdapat pada beberapa organ tubuhnya seperti tulang dan pernapasan yang dinamakan Campomelic Dysplasia.

Dari kelainan tersebut, tumbuh kembang Ziona pun terlambat dari bayi pada umumnya.

(Baca Juga 7 Drama Korea dengan Judul yang Panjang, Lebih dari 5 Kata loh!)

Dikatakan Joanna kepada Grid.ID, meskipun tumbuh kembangnya terlambat, Zio panggilan akrab Ziona justru saat ini sedang meningkat.

"Dia memang tumbuh kembangnya terlambat, tapi dalam beberapa bulan ini perkembangannya lagi meningkat banget, lagi bagus banget," ungkap Joanna saat Grid.ID temui di Intermark BSD City, Tangerang Selatan, Minggu (6/5/2018).

(Baca Juga Jadi Animator Sukses, Chiki Fawzi Tetap Sederhana Karena Pesan Ayah)

Perkembangan yang meningkat itu seperti Ziona yang sudah copot selang NGT jika akan makan dan minum.

"Dia udah copot selang NGT, dia makan dan minum normal seperti baby biasa udah pinter, jadi sekarang yang lagi dikejar adalah gizinya dia supaya makannya tambah pinter, napsu makannya banyak, tambah gendut, sama fisioterapi untuk mengejar keterlambatan," jelas Joanna.

Jika bayi pada umumnya di umur 2-3 bulan sudah bisa tengkurep atau angkat kepala, namun Zio baru bisa melakukan itu di umurnya 7 bulan.

Untuk itu di umurnya yang sekarang sudah menginjak 11 bulan, Joanna pun sedang melatih Ziona untuk bisa duduk sendiri.

(Baca Juga Sempat Terancam Masuk NICU, Ustaz Solmed Nangis Lihat Anaknya Sehat)

Rutin fisioterapi ke rumah sakit atau melakukannya sendiri dirumah adalah cara yang dilakukannya.

"Sekarang kita lagi latih dia supaya bisa duduk sendiri."

"Fisioterapi seminggu 3 kali di rumah sakit, tapi hari-hari lainnya juga dikerjain sendiri," pungkas Joanna.(*)